Kunjungan Luhut Binsar Pandjaitan dan Sejumlah Menteri ke TSTH2 Humbang Hasundutan, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"21b90941fa4e4438bef320b1dec4b380","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Sumatera Utara // krimsusnewstv.id – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, jajaran pejabat tinggi negara melakukan kunjungan kerja ke Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) yang berlokasi di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (19/9/2025).

Kunjungan ini dipimpin oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI, Luhut Binsar Pandjaitan, didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, serta Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Rombongan ini meninjau secara langsung proses pengembangan dan riset yang tengah dilakukan di TSTH2 sebagai pusat inovasi pertanian berbasis herbal dan hortikultura.

Dalam sambutannya, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pengembangan TSTH2 merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan global terkait ketahanan pangan. “Kita ingin memastikan bahwa Indonesia mampu mengembangkan teknologi pertanian yang modern dan berkelanjutan. Kehadiran TSTH2 ini diharapkan menjadi pusat riset dan inovasi yang bisa memberikan solusi nyata terhadap masalah pertanian, bukan hanya untuk Sumatera Utara, tetapi juga untuk seluruh Indonesia,” ujar Luhut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat industri pertanian nasional. “Inovasi yang dihasilkan di sini akan memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi petani lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kita perlu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, dan pelaku usaha,” jelasnya.

Baca Juga:  POLRI TEGASKAN PENEGAKAN HUKUM HANYA MENYASAR PELAKU KERUSUHAN, BUKAN AKSI DAMAI

Zulkifli Hasan, sebagai Menko Pangan, menyebutkan bahwa TSTH2 memiliki potensi besar dalam mendukung swasembada pangan nasional. “Melalui riset dan teknologi yang tepat, kita bisa meningkatkan produksi pangan sekaligus menjaga kualitas dan keberlanjutan lingkungan. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan ketahanan pangan Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Kehadiran Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga menyoroti pentingnya aspek lingkungan dalam pengembangan TSTH2. Ia menekankan bahwa setiap inovasi yang dilakukan harus tetap memperhatikan kelestarian hutan dan keanekaragaman hayati. “Kita ingin pembangunan berjalan seimbang antara pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan. TSTH2 bisa menjadi contoh pengelolaan yang ramah lingkungan,” tegas Raja Juli Antoni.

TSTH2 diharapkan menjadi pusat unggulan penelitian dan pengembangan tanaman herbal dan hortikultura, sekaligus menjadi proyek percontohan nasional dalam memadukan teknologi modern dengan praktik pertanian lokal. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, proyek ini diyakini akan membawa dampak signifikan bagi kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Humas gubernur sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru