Roxy Mas Semrawut! Flyover Disulap Jadi Lahan Parkir Liar, Warga Mengeluh

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"4aec6a1486d34253a8b0b68fd4202412","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Jakarta Pusat // krimsusnewstv.id Aktivitas parkir liar di kawasan ITC Roxy Mas kembali menjadi sorotan publik. Area bawah flyover yang seharusnya steril dari kendaraan justru dipadati sepeda motor yang parkir sembarangan hingga memakan badan jalan, memicu kemacetan di jalur utama yang sudah dikenal padat lalu lintas.

Pantauan di lokasi pada Senin (29/9/2025) siang, tampak puluhan sepeda motor berjajar rapat di sepanjang area bawah flyover. Beberapa orang yang diduga juru parkir liar (jukir) tampak sibuk mengatur kendaraan yang keluar-masuk. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas tersendat, terutama pada jam sibuk, sehingga menimbulkan keluhan dari pengguna jalan.

Budi (32), seorang pengendara yang kerap melintas di kawasan tersebut, mengaku resah dengan keberadaan parkiran liar ini. “Kalau jam pulang kerja, macetnya parah. Motor parkir seenaknya, padahal ini jalur utama. Kami yang lewat jadi terganggu,” keluhnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menyebabkan kemacetan, praktik parkir liar ini juga merugikan masyarakat. Beberapa pengendara mengungkapkan bahwa mereka dipungut biaya parkir sebesar Rp5.000 sekali parkir, tanpa tiket resmi ataupun bukti pembayaran.

Baca Juga:  Diduga Suami Habisi Istri Secara Sadis, Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 3 Jam di Tanjungpinang

Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sebelumnya telah menegaskan bahwa area di bawah flyover merupakan zona terlarang untuk parkir, sesuai Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum. Namun, lemahnya pengawasan di lapangan membuat area tersebut tetap dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.

Pengamat transportasi, Arief Setiawan, menilai bahwa keberadaan parkir liar di Roxy Mas merupakan bukti lemahnya penegakan aturan. “Selama ada pembiaran, praktik parkir liar akan terus berulang. Pemerintah harus bertindak tegas dengan penertiban rutin dan menyediakan alternatif lahan parkir resmi di sekitar ITC Roxy Mas,” ujarnya.

Keberadaan parkiran liar di kawasan strategis ini tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga mencerminkan kurangnya pengelolaan ruang publik yang efektif. Warga sekitar berharap aparat terkait segera turun tangan melakukan penertiban menyeluruh agar area tersebut kembali tertib, aman, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Penulis : Barkah S.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru