Kapolsek Tambora Turun Tangan Atasi Tawuran Perbatasan Kalianyar, Minta Warga Terbuka

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"92cb57c5574040acbb228cd188de7451","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Jakarta barat // krimsusnewstv.id – Rabu, 1 Oktober 2025 – Situasi kamtibmas di wilayah Tambora menjadi perhatian serius jajaran Polsek Tambora. Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., turun langsung melakukan kunjungan mendadak ke Pos Satkamling RW 08, Kelurahan Kalianyar, guna mempererat sinergitas serta menindaklanjuti maraknya tawuran yang meresahkan warga di wilayah perbatasan.

Kegiatan “Sambang dan Pengecekan Pos Satkamling” dilaksanakan pada pukul 22.00 WIB di Jalan Banjir Kanal Barat. Kehadiran Kapolsek menjadi implementasi program Jaga Jakarta, dengan tujuan menciptakan lingkungan aman dan kondusif melalui hadirnya Polri di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Kompol Kukuh Islami menegaskan bahwa kasus tawuran di Pintu Kereta Tanggul Kalianyar, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Gambir, harus segera ditangani agar tidak terus merugikan warga. “Saya ingin wilayah Kecamatan Tambora, khususnya RW 08 Kelurahan Kalianyar, tidak lagi terjadi tawuran. Ini sangat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Kapolsek juga meminta Ketua RW 08, Hugo Sumarno, melakukan pendataan terbuka terhadap pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, dirinya berkomitmen untuk berkoordinasi dengan Kapolsek Metro Gambir guna mencari solusi bersama atas konflik perbatasan tersebut.

Warga turut membenarkan adanya gangguan serius akibat tawuran. Ibu Ani, petugas penjaga pintu kereta (kecrek), mengungkapkan bahwa bahkan petugas Polsek Tambora sempat dilempari batu saat berjaga malam.

Sementara itu, perwakilan Karang Taruna, Adam, menduga insiden tawuran masih dipicu dendam lama sejak tahun 2019 yang bahkan pernah menelan korban jiwa.

Sebagai langkah antisipasi, Kapolsek mengimbau warga agar segera menghubungi Hotline Polsek Tambora jika terjadi insiden serupa. “Kami akan tindak cepat setiap laporan warga agar tidak ada lagi korban,” pesan Kompol Kukuh Islami.

Kegiatan berlangsung aman, dengan situasi yang tetap terkendali dan masyarakat menyambut positif kehadiran jajaran kepolisian.

Penulis : Barkah S.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB