Yayasan Tzu Chi Berikan Bantuan Rutin kepada Nicenli Harefa, Anak Difabel

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"4bff5fc2e9a14b9797a45112f5abcb66","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Tebo // krimsusnewstv.id – Relawan Yayasan Tzu Chi, salah satu organisasi Buddha terbesar di Taiwan, kembali menyalurkan bantuan sosial kepada Nicenli Harefa, seorang anak difabel di Desa Muara Kilis, Kabupaten Tebo. Kegiatan berlangsung pada Senin (3 November 2025) sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di PT Sintya Kisma Usaha (SKU), RT 025 Desa Muara Kilis.

Bantuan yang diberikan berupa susu SGM 900 gram, satu papan telur, buah apel, jeruk, dan roti. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dwi Puspita Sari, selaku Manajer PT SKU, bersama staf Mehbubah Zurarda dan Putrima Hutabarat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dwi Puspita Sari menjelaskan bahwa Yayasan Tzu Chi berfokus pada pelayanan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, bencana alam, spiritualitas, dan kemanusiaan, tanpa memandang ras, suku, agama, kebangsaan, maupun jenis kelamin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga berfokus pada pelestarian lingkungan, bantuan internasional, pengobatan sumsum tulang, donor darah dan organ, serta kegiatan sosial lainnya. Semua ini dapat berjalan baik berkat dukungan dari berbagai instansi terkait dan Yayasan Tzu Chi Indonesia yang sudah aktif sejak tahun 1998,” ujar Dwi.

Baca Juga:  Gubernur Sumut Undang Sekber Gerakan Oikumenis : Pemprov Siapkan Rekomendasi Resmi Terkait TPL dalam Sepekan

Ia menambahkan, kesehatan Nicenli Harefa menjadi salah satu perhatian utama pihaknya sebagai relawan. Selain bantuan sembako, Tzu Chi juga memberikan dukungan pengobatan dan pendidikan melalui Tzu Chi International Medical Association (TIMA).

Selain itu, relawan Tzu Chi di wilayah tersebut turut aktif dalam program pendidikan, seperti membersihkan dan mengecat gedung sekolah, mendonasikan buku, serta memberikan pelatihan manajemen sekolah dasar dan pelatihan guru. “Kami sudah tiga kali berkunjung ke rumah Nicenli Harefa. Kondisinya sangat memprihatinkan dan memerlukan dukungan medis serta terapi dan obat-obatan yang intensif,” tambah Dwi.

Sementara itu, Sela Hati Hulu, ibu dari Nicenli Harefa, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian para relawan Tzu Chi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Tzu Chi dan tim relawan PT SKU yang terus memberikan perhatian dan motivasi kepada keluarga kami, khususnya untuk anak saya, Nicenli. Semoga relawan Tzu Chi selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan rezeki yang melimpah,” ungkapnya dengan penuh haru.

Penulis : Me Alan Joko Harefa

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
Satresnarkoba Polres Bungo Ringkus Dua Pengedar Ekstasi, Barang Bukti 48 Butir Diamankan
Diduga Berkedok Toko Kosmetik, Kios di Penjaringan Disulap Jadi “Apotek Gelap” Peredaran Obat Keras
Bupati Labura Dinilai Abai, Absen Saat Eksekusi Padang Halaban Tuai Kecaman
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:29 WIB

HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB