Tapanuli Tengah // krimsusnewstv.id – Kondisi pertanian di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) memantik perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Gubernur Sumut Bobby Nasution menilai situasi yang terjadi di sejumlah sentra pertanian, khususnya di Sigotom, Kecamatan Tukka, berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Lahan sawah yang tertimbun lumpur akibat bencana alam menyebabkan kerusakan berat, hingga banyak petani terancam gagal panen. 03/12/2025
Melihat dampak luas yang dirasakan masyarakat, Pemprov Sumut bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turun langsung melakukan peninjauan lapangan. Kondisi di lokasi menunjukkan sebagian besar areal pertanian tidak lagi bisa ditanami tanpa pemulihan menyeluruh, termasuk perbaikan irigasi dan pencetakan ulang sawah.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak akan tinggal diam. Pihaknya memastikan bantuan darurat dan program pemulihan segera digulirkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami akan memulihkan sawah yang rusak, memberikan benih gratis, serta mendampingi petani hingga mereka bisa kembali menanam. Pemerintah juga akan menyiapkan bibit unggul dan membantu pencetakan ulang sawah yang terdampak,” tegasnya.
Gubernur Sumut menyambut langkah cepat Kementan sebagai dukungan vital bagi pemulihan ekonomi petani. Menurutnya, sektor pertanian di Tapteng adalah tulang punggung kehidupan masyarakat, sehingga pemulihan harus dilakukan tepat sasaran dan berbasis kebutuhan di lapangan.
Pemprov Sumut memastikan bahwa penanganan akan dilakukan secara bertahap namun terukur, dengan prioritas pada wilayah yang mengalami kerusakan paling parah. Pemerintah juga menyiapkan koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten agar bantuan segera diterima masyarakat tanpa hambatan.
Kehadiran langsung Gubernur Sumut dan Menteri Pertanian di lokasi terdampak menjadi angin segar bagi para petani yang selama ini terpukul akibat bencana. Langkah bersama ini diharapkan dapat mengembalikan produktivitas pertanian Tapteng sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.
Dengan dukungan terpadu pemerintah pusat dan daerah, masyarakat berharap pemulihan berjalan cepat sehingga aktivitas pertanian dapat kembali normal dan ekonomi petani kembali bergerak.
Penulis : Julius Giawa
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Gubernur sumut













