Warga RW 09 Setiakawan Duri Pulo Tolak Nilai Ganti Rugi Proyek Jalan Tol

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat // krimsusnewstv.id  – Warga RW 09 Setiakawan, Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, menyatakan penolakan terhadap nilai ganti rugi yang ditawarkan dalam proyek pembangunan jalan tol yang melintasi kawasan permukiman mereka. Kamis, 18/12/2025

Penolakan tersebut muncul karena warga menilai nilai kompensasi yang diberikan tidak sebanding dengan harga tanah, bangunan, serta dampak sosial dan ekonomi yang harus mereka tanggung akibat proyek infrastruktur tersebut.

Menurut keterangan warga, sebagian besar rumah yang terdampak merupakan hunian lama yang telah ditempati puluhan tahun dan menjadi satu-satunya aset keluarga. Namun, nilai ganti rugi yang ditawarkan dinilai jauh di bawah harga pasar properti di kawasan pusat Kota Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, warga juga mengeluhkan minimnya sosialisasi dari pihak terkait sebelum penetapan nilai ganti rugi dilakukan. Mereka mengaku tidak dilibatkan secara transparan dalam proses pendataan dan penilaian aset, baik terkait luas tanah, bangunan, maupun nilai ekonomi lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Wakapolres Lingga Tegaskan Komitmen TNI-Polri Kawal Demokrasi Berintegritas dalam Penguatan Kelembagaan Bawaslu

Salah satu warga RW 09, Fatimah, menegaskan bahwa penolakan tersebut bukan bentuk perlawanan terhadap pembangunan. “Kami bukan menolak pembangunan, tapi kami menolak jika hak kami tidak dihargai secara layak,” ujar Fatimah saat ditemui awak media di lokasi, Selasa (16/12/2025).

Warga juga menyoroti belum adanya kejelasan mengenai rencana relokasi. Mereka khawatir harus meninggalkan tempat tinggal tanpa jaminan hunian pengganti yang layak, mengingat sebagian besar warga bekerja dan beraktivitas di sekitar wilayah tersebut.

Atas kondisi tersebut, warga RW 09 Setiakawan mendesak pemerintah dan pihak pengembang proyek jalan tol untuk membuka ruang dialog serta melakukan peninjauan ulang terhadap nilai ganti rugi yang telah ditetapkan. Mereka berharap dapat ditemukan solusi yang adil agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan hak-hak masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang jalan tol maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga RW 09 Duri Pulo.

Penulis : Barkah S.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB