Warga Duri Pulo Tolak Nilai Appraisal Tol Semanan–Sunter, Dinilai Jauh dari Harga Pasar

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat // krimsusnewstv.id — Gelombang penolakan terhadap nilai ganti rugi proyek pembangunan Jalan Tol Semanan–Sunter terus menguat. Warga RW 09 dan RW 12 Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, secara terbuka menyuarakan keberatan atas hasil appraisal yang dinilai tidak mencerminkan harga pasar riil tanah di kawasan pusat ibu kota.

Penolakan tersebut diwujudkan melalui pemasangan sejumlah spanduk protes di depan sekretariat RW, Jalan Setia Kawan Barat, pada Senin (22/12/2025). Aksi ini menjadi bentuk perlawanan simbolik warga terhadap penetapan nilai ganti rugi yang dianggap sepihak, tidak transparan, dan merugikan pemilik lahan.

Pantauan krimsusnewstv.id sekitar pukul 23.30 WIB menunjukkan sejumlah spanduk terbentang mencolok di gedung sekretariat RW 09 dan RW 12. Tulisan bernada tegas seperti “Kami Menolak Keras!!! Tidak Sesuai Harga!” serta “Harga Appraisal Tol Semanan–Sunter Tidak Sesuai Harga Tanah” mencerminkan kekecewaan mendalam warga terhadap proses yang berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menilai nilai appraisal yang ditetapkan jauh di bawah harga pasar tanah di Jakarta Pusat yang secara faktual memiliki nilai ekonomi tinggi dan strategis. Mereka juga mempertanyakan metode penilaian yang digunakan oleh tim appraisal, termasuk transparansi data pembanding serta minimnya pelibatan warga dalam proses penentuan nilai ganti rugi.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan IRT Nindya Nofrin di Jambi Berhasil Ditangkap di Palembang

“Kami tidak menolak pembangunan. Kami mendukung proyek untuk kepentingan umum. Tapi jangan jadikan proyek strategis nasional sebagai alasan untuk menekan dan merampas hak warga dengan harga yang tidak manusiawi,” ungkap salah satu perwakilan warga yang aspirasinya tertuang dalam spanduk penolakan.

Menurut warga, pembangunan infrastruktur seharusnya berjalan seiring dengan prinsip keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Penetapan ganti rugi yang dilakukan secara sepihak dan tidak berkeadilan dikhawatirkan justru memicu konflik sosial baru di tengah masyarakat.

Warga RW 09 dan RW 12 Duri Pulo mendesak pemerintah serta pihak terkait agar segera melakukan peninjauan ulang terhadap nilai appraisal secara terbuka, objektif, dan melibatkan warga terdampak. Mereka menegaskan akan terus menyuarakan penolakan apabila tuntutan tersebut tidak segera direspons secara adil dan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan, krimsusnewstv.id masih berupaya mengonfirmasi pihak pemerintah daerah maupun instansi terkait proyek Tol Semanan–Sunter guna memperoleh keterangan resmi sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang.

Penulis : Barkah S.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: https://Faktamerah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru