Mandek Tangani Kasus Kekerasan Anak, Kapolres Mandailing Natal Dilaporkan ke Presiden Prabowo

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, Sumatera Utara // krimsusnewstv.id — Aktivis pemerhati Hak Asasi Manusia (HAM) sekaligus pemantau peradilan independen, Arifin Wardiyanto, secara resmi melaporkan Kapolres Mandailing Natal beserta jajaran penyidik Satreskrim Polres Mandailing Natal kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Laporan tersebut terkait dugaan lambannya penanganan perkara tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur yang dinilai hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Rabu, 24/12/2025

Dalam keterangannya kepada awak media, Arifin menyebut laporan yang dipermasalahkan masing-masing tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/219/VIII/2024/SPKT/Polres Mandailing Natal/Polda Sumatera Utara tertanggal 15 Agustus 2024 dan LP/B/255/IX/2024/SPKT/Polres Mandailing Natal/Polda Sumatera Utara tertanggal 13 September 2024.

Kedua laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur, dengan korban bernama Melda Yanti Lase dan Jekson Viktor Anugrah Lase. Namun demikian, Arifin menilai penanganan perkara tersebut berjalan lamban dan terkesan jalan di tempat, meski telah lebih dari satu tahun dilaporkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah lebih dari satu tahun laporan polisi ini bergulir, namun hingga kini belum ada kejelasan hukum yang dirasakan oleh korban dan keluarganya. Ini mencederai rasa keadilan, khususnya bagi korban anak,” ujar Arifin.

Baca Juga:  Tambang Galian C Ilegal Menggila di Asahan, Beroperasi di Depan Polsek, Diduga Disetor ke Aparat — Negara Terancam Kalah oleh Kejahatan Terorganisir

Atas dasar itu, Arifin mengaku mengambil langkah melaporkan persoalan ini langsung ke Presiden RI dengan harapan adanya perhatian dan evaluasi serius terhadap kinerja aparat penegak hukum di wilayah Mandailing Natal.

Ia juga menegaskan, apabila Kapolres Mandailing Natal dinilai tidak mampu melakukan pembinaan terhadap jajarannya, khususnya Kasat Reskrim, maka sudah sepatutnya dilakukan pergantian pimpinan.

“Jika Kapolres tidak mampu membina jajarannya untuk menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan, seharusnya diganti dengan sosok yang berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Mandailing Natal belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Upaya konfirmasi kepada jajaran kepolisian setempat masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan berimbang terkait proses penyidikan dan kendala yang dihadapi dalam penanganan perkara dimaksud.

Media ini akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan memberikan ruang klarifikasi kepada semua pihak terkait sesuai dengan prinsip jurnalistik yang profesional dan berimbang.

Penulis : Tim/red

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB