Bupati Batu Bara Tegaskan Komitmen Dukung Investasi, Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara // krimsusnewstv.id — Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mendukung iklim investasi dan pengembangan kawasan industri di daerah, dengan tetap menempatkan kepentingan masyarakat lokal sebagai prioritas utama.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Baharuddin saat menghadiri kegiatan Pendidikan Bela Negara dan Penanggulangan Bencana Gemkara Tahun 2025 yang digelar di Markas Komando Yonif 126/Kala Cakti, Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Senin (29/12/2025).

“Pemerintah daerah siap mempermudah perizinan dan mendukung perusahaan yang berada dalam kewenangan kami. Namun ada syarat utama, yakni 70 persen tenaga kerja harus berasal dari anak-anak Batu Bara,” tegas Bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang diikuti 60 taruna dari Pengurus Besar Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan Batu Bara (PB Gemkara) tersebut bertujuan membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial melalui pembekalan bela negara dan pelatihan penanggulangan bencana.

Momentum ini dinilai sangat relevan, mengingat dalam beberapa waktu terakhir sejumlah wilayah di Sumatera dan daerah lain di Indonesia dilanda bencana alam. Oleh karena itu, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kebutuhan mendesak.

Bupati Batu Bara menekankan bahwa pendidikan bela negara tidak hanya dimaknai sebagai penguatan nasionalisme, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keutuhan NKRI, melestarikan lingkungan, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga disebut sejalan dengan program pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan siap bersaing.

Dalam kesempatan tersebut, PB Gemkara turut menyerahkan santunan kepada para pejuang dan keluarga pejuang pemekaran Kabupaten Batu Bara sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan panjang yang telah dilakukan.

Ketua Umum PB Gemkara, Drs. Khairul Muslim, menegaskan bahwa berdirinya Kabupaten Batu Bara bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.

“Pemekaran Kabupaten Batu Bara adalah hasil perjuangan melelahkan, menguras pikiran, tenaga, air mata, bahkan darah, karena pada saat itu penguasa menolak keras berdirinya daerah otonom ini,” ujar Khairul Muslim.

Baca Juga:  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara

Ia juga mengingatkan para taruna Gemkara agar menjaga kehormatan organisasi dan tidak bertindak arogan di tengah masyarakat.

“Jangan gunakan seragam Gemkara untuk bertindak sewenang-wenang. Tunjukkan kapasitas, kualitas, dan kompetensi. Jangan sebarkan hoaks yang bisa memicu konflik dan mengganggu kondusivitas kamtibmas,” pesannya.

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, PB Gemkara juga menyerahkan kartu peserta dan kartu anggota sebagai identitas resmi yang dapat menjadi alat kontrol terhadap perilaku anggota agar tetap sesuai dengan norma hukum dan moral.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin turut mengajak para profesor dan akademisi asal Kabupaten Batu Bara untuk berkumpul dan berdiskusi di Kantor Bupati melalui gagasan bertajuk “Profesor Bicara, Bupati Mendengar”, sebagai ruang kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.

Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi sumber daya alam daerah.

“Kita harus punya skill, kemampuan, dan keterampilan agar mampu mengisi peluang pembangunan dan investasi yang ada,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Batu Bara telah menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sarana peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan pengembangan kawasan industri terpadu seluas sekitar 3.400 hektare yang diharapkan mampu menarik investasi sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Bupati berharap kegiatan Pendidikan Bela Negara dan Penanggulangan Bencana Gemkara dapat terus berlanjut dan menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan TNI dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dewan Pembina PB Gemkara Prof. Dr. OK Saidin, S.H., M.Hum., Ketua Umum PB Gemkara Drs. Khairul Muslim, Ka. Korum Yonif 126/KC Kapten Inf Andry Ramadhan, Kalapas Labuhan Ruku Soetopo Brutu, AMD, IP, S.Sos., M.Si., Plh Sekda Batu Bara, Asisten I, para kepala OPD, tokoh agama, pimpinan ormas, OKP, partai politik, serta insan pers.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Pemkab batu bara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB