Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Pendidikan, DPR Dorong Pemutusan Rantai Kemiskinan

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"83edb57821114dea955b9f218dadfa7d","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Jakarta // krimsusnewstv.id – Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Namun, masih banyak anak-anak Indonesia yang belum mendapatkan kesempatan belajar yang layak karena berbagai keterbatasan. Dalam menjawab tantangan tersebut, hadir Sekolah Rakyat, sebuah program inovatif yang memberikan akses pendidikan gratis dan inklusif bagi anak-anak kurang mampu.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengapresiasi keberadaan program ini. Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tetapi juga harapan baru bagi generasi penerus bangsa.

“Kami semakin bersemangat mendukung program Sekolah Rakyat ini agar bisa melahirkan generasi unggul masa depan yang tentunya berpendidikan, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan,” ujar Abdul Wachid dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, kenyamanan anak-anak dalam belajar adalah faktor penting yang selama ini sering terabaikan dalam sistem pendidikan konvensional. Sekolah Rakyat hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan memberdayakan, sehingga anak-anak merasa dihargai dan termotivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Terima Ketua MPR RRT Wang Huning, Tegaskan Penguatan Hubungan Strategis Indonesia–Tiongkok

Meski program ini masih tergolong baru dan menghadapi berbagai tantangan, Abdul Wachid optimistis Sekolah Rakyat mampu menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan dukungan pemerintah, DPR, dan masyarakat, ia meyakini program ini akan membantu memotong garis kemiskinan yang selama ini diwariskan lintas generasi.

“Tantangan tentu ada, tetapi jika semua pihak bersinergi, saya percaya Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu kunci dalam mencetak generasi emas Indonesia,” pungkasnya.

Sekolah Rakyat diharapkan menjadi motor penggerak perubahan, bukan hanya di bidang pendidikan, tetapi juga dalam mengentaskan kemiskinan dan menciptakan Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kunker DPR RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB