APH Diminta Tindak Tegas Gudang Beras Oplosan di Sekupang, Disperindag Batam Bungkam

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"cc484974625f4511838ed0b3d6add29a","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Batam // krimsusnewstv.id – Masyarakat Kota Batam resah dengan maraknya dugaan praktik pengoplosan beras di sebuah gudang yang berlokasi di kawasan industri Sekupang. Ironisnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam terkesan tutup mata dan bungkam seribu bahasa meski persoalan ini sudah ramai diberitakan sejak tahun 2024 lalu.

Dugaan aktivitas ilegal tersebut kembali mencuat setelah sejumlah foto dan video gudang tanpa papan nama beredar luas di media sosial. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Polresta Barelang dan Polda Kepri, segera turun tangan mengusut tuntas praktik yang dinilai merugikan konsumen dan mencoreng nama baik Kota Batam.

“Beras itu makanan pokok masyarakat. Kalau benar ada pengoplosan, ini bukan sekadar masalah bisnis, tapi menyangkut kesehatan dan keselamatan warga. Kami berharap pihak kepolisian bertindak tegas, jangan tutup mata dan telinga,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (9/9/2025) pukul 02.22 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disperindag Dinilai Mandul

Berdasarkan penelusuran, gudang beras yang diduga menjadi lokasi pengoplosan ini sempat diberitakan sejumlah media pada September 2024. Namun hingga kini, tidak terlihat adanya papan nama atau plank perusahaan di lokasi. Menurut keterangan seorang petugas keamanan di area tersebut, gudang itu dikaitkan dengan sebuah perusahaan berinisial PT UKP yang berkantor di wilayah Batuampar.

Baca Juga:  Polres Lingga Gelar Patroli Skala Besar, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Demi Lingga yang Aman

“Kantornya ada di Batuampar, namanya UKP,” ungkap seorang security yang berjaga, sebagaimana dikutip dari pemberitaan media pada 25 September 2024.

Saat dikonfirmasi pada tahun 2024 terkait keberadaan gudang ini, Kepala Disperindag Batam Gustian Riau memilih bungkam tanpa memberikan keterangan resmi. Sikap diam ini memunculkan tanda tanya besar terkait peran Disperindag dalam pengawasan distribusi pangan di Kota Batam.

Desakan Publik untuk APH dan Pemko Batam

Masyarakat Batam kini berharap APH dan Pemko Batam segera mengambil langkah nyata. Apalagi, beras merupakan kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari. Dugaan pengoplosan ini dinilai bisa merugikan konsumen secara ekonomi maupun kesehatan jika dibiarkan berlarut-larut.

“Jangan sampai masyarakat merasa was-was mengonsumsi beras. Pemerintah dan aparat harus hadir memberikan kepastian dan perlindungan kepada rakyat,” tegas seorang tokoh masyarakat.

Krimsus News TV akan terus melakukan investigasi mendalam dan menelusuri perkembangan kasus ini, termasuk meminta klarifikasi dari pihak terkait, baik dari APH maupun perusahaan yang disebut-sebut terlibat.

Jika terbukti benar adanya praktik pengoplosan, publik mendesak agar pelaku diberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku, sekaligus membongkar kemungkinan adanya oknum yang membekingi kegiatan ilegal tersebut.

Penulis : Andi Amiruddin

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru