Banjir Rendam Kedoya Pesing, Warga Murka: Mana Peran RT? Jangan Menghilang Saat Warga Terendam!

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // krimsusnewstv.id — Hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat sejak dini hari kembali memperlihatkan rapuhnya penanganan banjir di tingkat lingkungan. Kawasan pemukiman di Jalan Kedoya Pesing dan Jalan Pesing Koneng, Kelurahan Kedoya Utara, terendam banjir cukup parah pada Kamis (22/01/2026). Air setinggi 30 hingga 50 sentimeter merangsek cepat, melumpuhkan aktivitas warga dan mulai masuk ke rumah-rumah penduduk.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 15.13 WIB menunjukkan genangan menutup akses jalan utama hingga gang permukiman, khususnya di wilayah RT 13/RW 08. Warga terpaksa mengangkat barang-barang berharga secara mandiri, tanpa koordinasi, tanpa arahan, dan tanpa kehadiran aparat lingkungan.

Kekecewaan warga pun memuncak. Iwan, salah satu warga terdampak, menyebut banjir kali ini bukan hanya soal hujan, melainkan soal absennya kepedulian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air naik cepat sejak siang. Kami panik, tapi tidak ada satu pun pengurus RT yang datang melihat kondisi warga. Kalau hujan terus, kami bisa lebih parah,” ujarnya dengan nada geram.

Baca Juga:  Wujudkan Pembelajaran Hukum Praktis, STIH Graha Kirana Medan Jalin Kerja Sama dengan Pengadilan Militer I-02 Medan

Ironisnya, di tengah warga berjibaku menyelamatkan keluarga dan harta benda, perangkat RT justru “lenyap”. Hingga sore hari, tak terlihat upaya peninjauan lapangan, pendataan korban, apalagi koordinasi darurat. Sikap pasif ini menuai kecaman keras dari warga yang merasa dibiarkan menghadapi bencana sendirian.

“RT itu dipilih untuk melayani warga, bukan bersembunyi di rumah saat banjir. Harusnya turun, keliling, cek lansia, anak-anak, bukan diam saja,” tegas Iwan.

Situasi kian mengkhawatirkan setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai kilat yang masih akan melanda Jakarta Barat hingga malam hari. Ancaman genangan yang lebih tinggi dan kerugian material pun semakin nyata.

Warga mendesak ketua RT dan perangkat lingkungan segera turun ke lapangan, menunjukkan tanggung jawab, serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan pemerintah daerah untuk mendatangkan pompa air dan bantuan darurat. Bagi warga Kedoya Pesing, banjir kali ini bukan sekadar bencana alam, tetapi cermin kegagalan kepemimpinan di level paling dekat dengan rakyat.

Penulis : Barkah S.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru