Bertemu Wapres Gibran, AMPERA Dorong Percepatan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli // krimsusnewstv.id —  Aliansi Massa Pergerakan Rakyat Nias (AMPERA) menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Pulau Nias pada 21–22 Desember 2025. Kunjungan tersebut dinilai sebagai momentum strategis bagi pemerintah pusat untuk meninjau langsung kondisi wilayah kepulauan berstatus 3T (tertinggal, terdepan, terluar) yang hingga kini masih menghadapi ketimpangan pembangunan.

Di sela agenda kunjungan, Wakil Presiden RI berdialog singkat dengan perwakilan AMPERA pada Senin pagi, 22 Desember 2025. Dialog tersebut dimanfaatkan AMPERA untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kepulauan Nias secara langsung, sekaligus menyerahkan dokumen kajian akademik terkait rencana pembentukan Provinsi Kepulauan Nias.

Koordinator AMPERA, Budiyarman Lahagu, S.E., mengatakan dokumen yang diserahkan memuat analisis komprehensif mengenai kondisi geografis, luas wilayah, serta karakteristik Kepulauan Nias sebagai daerah kepulauan yang memiliki tantangan konektivitas dan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dokumen ini mencerminkan kebulatan tekad masyarakat Kepulauan Nias untuk memperjuangkan pembentukan Daerah Otonomi Baru Provinsi Kepulauan Nias,” ujarnya kepada wartawan usai pertemuan.

Selain kajian akademik, AMPERA juga menyerahkan arsip proses pengusulan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Provinsi Kepulauan Nias yang telah memperoleh persetujuan pada 2014, namun tertunda akibat kebijakan moratorium pemekaran daerah. Arsip tersebut mencakup persetujuan DPR RI dan DPD RI, serta surat Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono kepada DPR RI untuk penyusunan Rancangan Undang-Undang pemekaran sejumlah provinsi, termasuk Kepulauan Nias.

Baca Juga:  Aksi AMPERA Dibungkam di Ruang Publik, Polisi Dinilai Membiarkan Perampasan Hak Konstitusional Rakyat

AMPERA turut menyerahkan buku presentasi yang disusun Mayjen TNI (Purn.) Drs. Christian Zebua, S.E., M.Si., berisi pemetaan kondisi wilayah, potensi sumber daya, dan argumentasi strategis pemekaran sebagai upaya percepatan pembangunan daerah kepulauan. Materi lain yang disampaikan menekankan posisi Kepulauan Nias sebagai wilayah maritim strategis di barat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Budiyarman, seluruh dokumen tersebut merupakan rekam jejak panjang perjuangan pemekaran, mulai dari pembentukan empat kabupaten dan satu kota hingga konsolidasi lima kabupaten/kota untuk menjadi provinsi.

“Kami berharap pemerintah pusat memiliki dasar akademik, historis, dan konstitusional yang utuh dalam menilai urgensi pembentukan Provinsi Kepulauan Nias,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Presiden RI menyampaikan apresiasi atas informasi yang disampaikan dan menyatakan bahwa masukan dari elemen masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah pusat ke depan. Pertemuan diakhiri dengan foto bersama sebagai penutup dialog singkat tersebut.

Meski demikian, pemerintah pusat masih dihadapkan pada kebijakan moratorium pemekaran daerah dan kebutuhan kajian lanjutan yang komprehensif. Aspirasi pemekaran Kepulauan Nias diharapkan dapat dikaji secara objektif dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal, tata kelola pemerintahan, serta dampak pelayanan publik bagi masyarakat.

Penulis : Arvil laoli

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru