Gunungsitoli // krimsusnewstv.id – Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Gunungsitoli Masa Bakti 2025–2027 menggelar perayaan Dies Natalis GMKI ke-76 sebagai langkah awal penguatan gerak organisasi di awal Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Student Center GMKI Gunungsitoli ini menjadi momentum mempererat solidaritas kader sekaligus menegaskan peran strategis GMKI dalam kehidupan mahasiswa, gereja, dan masyarakat. (11/12/2026)
Perayaan tersebut dihadiri langsung Ketua Cabang GMKI Gunungsitoli, Nurman Samehuni Gea, didampingi Sekretaris Cabang Yemima Kristina Gulo, serta jajaran fungsionaris BPC dan kader GMKI yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.
Acara dipandu Sekretaris Panitia, Srikandi Siska Telaumbanua, yang membuka kegiatan dengan suasana penuh kekeluargaan. Ketua Panitia, Srikandi Sovi Septia D. Zebua, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Dies Natalis GMKI bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi refleksi perjalanan organisasi selama 76 tahun dalam mengawal nilai-nilai kekristenan, keilmuan, dan kebangsaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perayaan ini merupakan wujud syukur atas penyertaan Tuhan bagi GMKI dalam menghadirkan kader-kader yang berperan aktif di tengah gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat,” ujar Sovi dalam laporannya.
Ibadah syukur menjadi inti kegiatan dengan suasana penuh penghayatan rohani. Lagu-lagu pujian dipandu Eka Kartika Zai, sementara renungan Firman Tuhan disampaikan Pdt. Wajar B.M Mendrofa, S.Th. melalui tema “Berubahlah! Temukanlah Kasih Allah dalam Penziarahan.” Dalam pesannya, ia mengajak kader GMKI untuk terus bertransformasi secara spiritual dan sosial dalam menghadapi dinamika zaman.
Dalam sambutannya, Ketua Cabang GMKI Gunungsitoli, Nurman Samehuni Gea, menegaskan bahwa usia GMKI yang semakin matang harus diiringi dengan peningkatan kualitas kader serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa. Ia juga membacakan narasi pidato Pengurus Pusat GMKI Masa Bakti 2025–2027 yang mengusung tema “Kebangkitan Besar GMKI.”
Menurut Nurman, GMKI harus mampu memperkuat posisi strategis sebagai organisasi kader yang tidak hanya berfokus pada pembinaan internal, tetapi juga berani menyuarakan kepentingan masyarakat, khususnya dalam isu pendidikan, keadilan sosial, dan pembangunan sumber daya manusia.
Namun demikian, sejumlah pengamat organisasi kepemudaan menilai tantangan GMKI ke depan tidaklah ringan. Selain tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan pola gerakan mahasiswa, GMKI juga dituntut menjaga konsistensi nilai-nilai perjuangan agar tidak sekadar menjadi organisasi seremonial.
Menanggapi hal tersebut, pihak BPC GMKI Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk terus membangun kaderisasi yang berorientasi pada integritas, kepemimpinan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis kemudian dilanjutkan dengan seremoni perayaan, sesi foto bersama BPC M.B 2025–2027 dengan seluruh kader, serta kegiatan permainan kebersamaan yang menambah keakraban di lingkungan Student Center GMKI Gunungsitoli.
Perayaan Dies Natalis ke-76 ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran GMKI Gunungsitoli dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, kritis, dan siap berkontribusi bagi gereja, bangsa, dan negara.
Penulis : Tim/red
Editor : Redaksi













