DPD GMNI Sumut Kecam Kekerasan Aparat di Padang Halaban: Ketua DPC Labuhanbatu Diduga Dipukul Saat Advokasi Petani

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu // krimsusnewstv.id Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Sumatera Utara mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian dalam pelaksanaan eksekusi lahan konflik agraria Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (28/1/2026).

Dalam peristiwa tersebut, kader GMNI bersama Bung Wiwi Malpino, Ketua DPC GMNI Labuhanbatu, diduga mengalami pemukulan oleh oknum aparat saat melakukan pendampingan dan advokasi terhadap Kelompok Tani Padang Halaban dan Sekitarnya (KTPH-S).

DPD GMNI Sumut menilai insiden ini sebagai bukti bahwa negara kembali hadir dengan wajah kekerasan di tengah konflik agraria yang belum pernah diselesaikan secara adil dan bermartabat. Alih-alih menjadi pelindung rakyat, aparat justru tampil sebagai kekuatan represif terhadap petani dan mahasiswa pendamping.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran Bung Wiwi Malpino di lokasi adalah sah, terbuka, dan damai. Ia menjalankan tanggung jawab moral mahasiswa untuk membela hak-hak rakyat kecil. Namun yang terjadi justru pemukulan dan tindakan represif,” tegas DPD GMNI Sumut dalam pernyataan resminya.

GMNI menilai tindakan tersebut mencerminkan penyimpangan fungsi aparat negara dalam menangani konflik agraria. Eksekusi lahan Padang Halaban dinilai kembali menunjukkan pendekatan koersif negara yang mengabaikan dialog, keadilan sosial, dan kemanusiaan.

Baca Juga:  Audiensi Kapolda Kaltara dan Aliansi Masyarakat Adat Bahas Rencana Kehadiran HRS di Tarakan

Menurut GMNI, pendekatan kekerasan dalam penyelesaian konflik tanah hanya akan memperdalam luka agraria serta memperbesar ketidakpercayaan rakyat terhadap institusi negara. Hal ini dinilai bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Atas peristiwa tersebut, DPD GMNI Sumatera Utara menyatakan sikap tegas:

Mengecam keras segala bentuk kekerasan aparat dalam eksekusi lahan Padang Halaban;

Menuntut Kapolres Labuhanbatu, Kapolda Sumatera Utara, dan Kapolri mengusut tuntas dugaan pemukulan terhadap kader GMNI;

Mendesak penghentian segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap petani serta mahasiswa pendamping;

Menuntut penyelesaian konflik agraria Padang Halaban secara adil, manusiawi, dan bermartabat.

DPD GMNI Sumut menegaskan bahwa intimidasi dan kekerasan tidak akan membungkam perjuangan mahasiswa dan rakyat. Selama ketidakadilan agraria terus terjadi, GMNI menyatakan akan tetap berdiri di barisan rakyat tertindas.

Penulis : Tim/red

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru