Kasus Pembunuhan di Tanjung Morawa: Keluarga Korban Desak Kapolri Turun Tangan, Polresta Deli Serdang Dinilai Kurang Profesional

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"75d77dfca79f4359861cf96c6d0e18d4","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Deli Serdang // krimsusnewstv.id – Kasus pembunuhan terhadap almarhum Syahputra Gea di Tanjung Morawa kembali menjadi sorotan publik. Sudah berbulan-bulan sejak peristiwa tragis itu terjadi, tetapi hingga kini proses hukum dinilai berjalan lambat dan belum memberikan titik terang terhadap motif maupun pelaku yang terlibat. Kamis (06/11/2025)

Setiap kali awak media berupaya mengonfirmasi perkembangan kasus kepada pihak Polresta Deli Serdang, jawaban yang diterima selalu sama. Melalui pesan konfirmasi:
“Selamat pagi Pak Kanit, bagaimana perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan almarhum Syahputra Gea? Sejauh ini apakah ada perkembangan penyelidikan selanjutnya?”

Kanit Reskrim Polresta Deli Serdang, IPTU Jimmi Depari, memberikan jawaban singkat:
“Masih dalam proses berkas ke JPU, dan untuk yang membonceng serta kendaraan R2 masih dalam penyelidikan.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jawaban tersebut menimbulkan keresahan mendalam di kalangan keluarga korban dan masyarakat, sebab dianggap tidak menunjukkan progres berarti meski waktu telah berjalan cukup lama. Penanganan kasus ini pun dinilai kurang profesional.

Diduga, Polresta Deli Serdang belum menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan penyelidikan. Keterlambatan proses dan tidak adanya kejelasan motif pembunuhan membuat keluarga korban semakin mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum.

Hingga saat ini, motif pembunuhan terhadap almarhum Syahputra Gea belum pernah dijelaskan secara gamblang kepada publik, dan identitas pihak yang diduga terlibat juga belum terungkap secara tuntas.

Baca Juga:  Investigasi Tambang Batu Diduga Ilegal di Suka Makmur, Jurnalis Temukan Dua Titik Beroperasi Tanpa Izin

Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, yang berharap perkara serius seperti pembunuhan tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian hukum.

Keluarga korban dengan tegas menyampaikan permintaan agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung menangani atau minimal memonitor proses penyelidikan kasus tersebut. Mereka juga meminta Mabes Propam Polri untuk mengaudit kembali kinerja dan kepemimpinan Kapolresta Deli Serdang, karena dianggap tidak profesional dalam menangani perkara ini.

“Kami hanya menuntut keadilan untuk Syahputra Gea. Sudah berbulan-bulan, tapi masih tidak ada perkembangan. Kami berharap Kapolri bisa turun tangan,” ujar pihak keluarga.

Masyarakat Tanjung Morawa juga banyak berharap agar kasus ini segera dituntaskan secara transparan, akuntabel, dan tidak menyisakan tanda tanya. Tuntutan publik semakin menguat seiring lambannya proses hukum yang berlangsung.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Polresta Deli Serdang belum memberikan keterangan lanjutan mengenai kelanjutan penyelidikan, motif pelaku, atau kemungkinan tersangka tambahan yang terlibat dalam kasus tersebut.

Media krimsusnewstv.id akan terus memantau perkembangan dan memberikan informasi terbaru terkait penyelesaian kasus pembunuhan ini.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru