Kehadiran yang Menguatkan: Ketulusan Khenoki Waruwu di Tengah Keluarga Duka

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Barat // krimsusnewstv.id — Kehadiran mantan Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu, dalam kegiatan sosial kemasyarakatan kembali memperlihatkan karakter kepemimpinan yang bertumpu pada empati dan solidaritas. Kunjungan beliau ke rumah duka keluarga Almarhum Fransiskus Tageli Gulo (Ama Zohahau Gulo) di Desa Sitolubanua Fadoro, Kecamatan Moro’o, menjadi bukti nyata kepedulian seorang pemimpin terhadap masyarakatnya, bahkan setelah tidak lagi menjabat secara formal.

Dalam perspektif sosial dan budaya Nias, tindakan tersebut mencerminkan kuatnya tradisi gotong royong emosional, sebuah nilai yang mengikat relasi sosial masyarakat setempat. Kehadiran Khenoki Waruwu bukan sekadar simbolik, tetapi juga menjadi bentuk penguatan moral bagi keluarga yang tengah berduka serta memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap figur pemimpin yang humanis.

Baca Juga:  Wapres Gibran Kunjungi Kepulauan Nias, Serap Aspirasi Daerah dari Infrastruktur hingga Kehidupan Sosial Masyarakat

Dari sudut pandang spiritual, ketulusan ini sejalan dengan firman Tuhan dalam Roma 12:15: “Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis.” Ayat tersebut menegaskan bahwa pemimpin sejati tidak hanya hadir saat rakyat merayakan keberhasilan, tetapi juga menyertai mereka dalam kesedihan dan pergumulan hidup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui sikap rendah hati dan kedekatan emosional seperti ini, Khenoki Waruwu memperlihatkan praktik servant leadership, model kepemimpinan yang menempatkan pelayanan dan kemanusiaan sebagai fondasi utama. Sikap tersebut secara tidak langsung menegaskan komitmen beliau untuk terus mendorong pembangunan Nias Barat yang bersih, sejahtera, dan berdaya saing, berlandaskan nilai moral, spiritual, serta kemanusiaan.

Penulis : Yasokhi Gulo

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
Satresnarkoba Polres Bungo Ringkus Dua Pengedar Ekstasi, Barang Bukti 48 Butir Diamankan
Diduga Berkedok Toko Kosmetik, Kios di Penjaringan Disulap Jadi “Apotek Gelap” Peredaran Obat Keras
Bupati Labura Dinilai Abai, Absen Saat Eksekusi Padang Halaban Tuai Kecaman
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:29 WIB

HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB