Masyarakat Desa Resang Kecewa, Janji Pembangunan Jalan dari Pemkab Lingga Belum Ada Kejelasan

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"28c42123dbe643bd9d5f80e8886cc432","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Lingga // krimsusnewstv.id – Kamis, 9 Oktober 2025, Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau kembali menjadi sorotan publik. Warga setempat mengeluhkan janji pembangunan jalan dari Pemerintah Kabupaten Lingga yang hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, janji tersebut telah disampaikan sejak tahun 2024 hingga berlanjut pada 2025, namun belum ada kejelasan pelaksanaan di lapangan.

Jalan Menuju Kota Jadi Harapan Utama

Jalan yang dijanjikan merupakan akses utama penghubung desa menuju kota, yang sangat vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga. Kondisi jalan yang masih rusak membuat mobilitas masyarakat terganggu, terutama saat musim hujan. Warga harus menempuh perjalanan yang lebih lama dan berisiko, karena jalan berlumpur dan licin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekecewaan Warga Meningkat

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan IRT Nindya Nofrin di Jambi Berhasil Ditangkap di Palembang

Salah seorang warga Desa Resang mengungkapkan rasa kecewanya atas lambannya tindak lanjut dari pemerintah. “Kami hanya ingin janji pemerintah ditepati. Jalan ini kebutuhan pokok kami untuk beraktivitas, bukan kemewahan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Desakan untuk Pemerintah Kabupaten Lingga

Warga berharap agar Bupati Lingga beserta jajaran segera turun langsung meninjau kondisi jalan dan mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka juga meminta adanya transparansi dalam penggunaan anggaran pembangunan agar tidak ada kesan pembiaran terhadap kebutuhan masyarakat pedesaan.

Pemerintah Kabupaten Lingga diharapkan dapat menepati komitmennya dalam membangun infrastruktur yang merata, sesuai dengan visi pembangunan daerah yang berkeadilan. krimsusnewstv.id akan terus mengikuti dan mengawal perkembangan kasus ini, demi memastikan aspirasi masyarakat Desa Resang benar-benar didengar dan ditindaklanjuti.

Penulis : Zainal. A

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB