Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Kuasai Manfaat dan Strategi Pengembangan Geopark

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // krimsusnewstv.id — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya para kepala daerah memahami secara menyeluruh manfaat pengembangan geopark sebagai aset strategis bangsa. Selain memiliki nilai warisan geologi, geopark dinilai mampu mengangkat potensi budaya dan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Mendagri saat membuka Indonesia’s Geopark Leader Forum bertema “Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development” yang digelar di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Geopark: Edukasi, Riset, dan Kesejahteraan Ekonomi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Mendagri menjelaskan bahwa pengembangan geopark tidak hanya terbatas pada pelestarian geologi, tetapi juga membuka peluang besar bagi edukasi, penelitian, hingga penguatan ekonomi berbasis pariwisata. Karena itu, ia menilai perlu adanya sosialisasi intensif kepada para kepala daerah, khususnya pejabat baru, agar memahami langkah konkret dalam mengoptimalkan geopark di wilayahnya.

“Proaktif untuk melakukan konservasi, educate, melakukan sosialisasi juga. Dan mengembangkan dari sisi ekonominya supaya tempat itu hidup, bisa mandiri, tapi tanpa merusak lingkungan,” tegas Tito.

Baca Juga:  Wapres Gibran Kunjungi Kepulauan Nias, Serap Aspirasi Daerah dari Infrastruktur hingga Kehidupan Sosial Masyarakat

Indonesia Masuk Tiga Besar Dunia

Mendagri menekankan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah geopark terbanyak di dunia. Hingga kini, 12 geopark nasional telah memperoleh pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark. Status tersebut membawa keuntungan besar, termasuk meningkatnya promosi pariwisata Indonesia di mata dunia. “Kalau sudah di-approve oleh UNESCO sebagai geopark, maka para wisatawan penasaran mau ke sana,” ujarnya.

Perlu Dukungan Pusat untuk Daerah Minim Anggaran

Meski potensial, Tito mengingatkan bahwa tidak semua daerah memiliki kemampuan fiskal untuk mengembangkan geopark. Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat, khususnya Bappenas, agar mempertimbangkan dukungan pendanaan bagi daerah yang memiliki geopark namun keterbatasan anggaran.

Keberhasilan pengembangan geopark, menurut Mendagri, membutuhkan komitmen kolektif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan di tingkat lokal.

Hadir Sejumlah Tokoh dan Pimpinan Daerah

Forum tersebut turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Director of the UNESCO Office in Jakarta Maki Katsuno-Hayashikawa, sejumlah kepala daerah, serta pejabat dari berbagai kementerian dan lembaga.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Puspen Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB