Menhan Sjafrie Tegaskan Sinergi dengan Pemuka Agama, Temui Kardinal Ignatius Suharyo

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"54cb5302efe845f283a799e3916009f6","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Jakarta // krimsusnewstv.id Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, di Jakarta, Selasa (16/9). Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh makna, membahas peran strategis tokoh agama dalam memperkuat pertahanan dan keutuhan bangsa.


Dalam pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi para pemuka agama dalam menjaga persatuan serta membangun harmoni sosial di tengah keragaman Indonesia. Ia menekankan bahwa pertahanan negara tidak hanya menjadi tugas TNI, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, termasuk tokoh agama.

“Pertahanan negara bukan hanya soal senjata dan kekuatan militer, tetapi juga tentang menjaga nilai-nilai kebangsaan dan persatuan. Tokoh agama memiliki peran penting sebagai benteng moral dalam menghadapi ideologi yang berpotensi memecah belah bangsa,” ujar Sjafrie.

Kardinal Ignatius Suharyo menyambut baik komitmen Kementerian Pertahanan dalam membangun sinergi dengan pemuka agama. Ia menegaskan bahwa peran spiritual dan moral dapat memperkuat semangat cinta tanah air serta menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

“Persatuan bangsa adalah amanah yang harus kita rawat bersama. Kami siap mendukung pemerintah dalam menciptakan kedamaian dan memperkuat keutuhan NKRI,” tutur Kardinal Suharyo.

Pertemuan ini sekaligus menjadi wujud nyata dari komitmen Kemhan untuk merangkul semua lapisan masyarakat, terutama tokoh lintas agama, guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, termasuk radikalisme, konflik ideologi, dan ancaman terhadap kedaulatan negara.

Dengan terjalinnya kemitraan strategis ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, pemuka agama, dan masyarakat dalam menjaga Indonesia tetap damai, bersatu, dan berdaulat.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Menhan RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB