Motor Yamaha NMAX 2024 Raib di Kosan Tritama 2, Aksi Pelaku Terekam CCTV

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan // krimsusnewstv.id Selasa, 20 Januari 2026, Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali menghantui warga Kota Medan. Kali ini, satu unit sepeda motor Yamaha NMAX tahun 2024 warna hitam dengan nomor polisi BK 5684 SAL milik Jeisenta Coa Sitepu dilaporkan raib digondol maling di Kosan Tritama 2, Jalan Bunga Terompet, Gang Bunga Herba, Kelurahan PB Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Jumat malam (16/01/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.05 WIB, meski sepeda motor telah diparkir dalam kondisi stang terkunci, menandakan pelaku diduga profesional dan telah mengincar lokasi sebelumnya.

Menurut keterangan pelapor, sepeda motor tersebut dipakai oleh pelapor dan diparkir di area kosan sekitar pukul 19.40 WIB. Setelah itu, pelapor naik ke kamar kos yang berada di lantai dua. Namun, hanya berselang sekitar 15 menit, saat pelapor kembali turun ke area parkiran, sepeda motor tersebut sudah tidak berada di tempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat turun, motor sudah tidak ada. Padahal posisi parkir terkunci. Saya langsung menghubungi pemilik motor,” ungkap pelapor.

Sekitar pukul 20.30 WIB, korban tiba di lokasi dan memastikan langsung bahwa sepeda motornya benar-benar telah hilang. Kepanikan pun berubah menjadi kekecewaan mendalam, mengingat motor tersebut masih tergolong baru.

Baca Juga:  Korwil Peradan Sumut Mengapresiasi Harapan Musa Rajekshah Terhadap Percepatan Pembangunan Desa di Sumut, Terkhus Kepulauan Nias

Hasil penelusuran dari rekaman CCTV kosan menguatkan dugaan tindak pidana pencurian terorganisir. Dalam rekaman terlihat dua orang pelaku mengenakan helm, beraksi dengan cepat dan terkoordinasi. Keduanya diketahui mengendarai sepeda motor Honda Scoopy Type Sporty tahun 2024 warna silver hitam doff, yang diduga digunakan sebagai kendaraan operasional kejahatan.

Aksi tersebut kembali mempertanyakan keamanan lingkungan kos-kosan di kawasan Medan Selayang yang dinilai rawan dan minim pengawasan malam hari.

Atas kejadian ini, korban merasa sangat dirugikan dan secara resmi menguasakan pelapor untuk membuat laporan pengaduan ke Polsek Sunggal, guna menempuh proses hukum dan meminta aparat kepolisian mengungkap serta menangkap para pelaku.

Pihak kepolisian diharapkan segera bertindak cepat, mengingat maraknya kasus curanmor yang kian meresahkan masyarakat dan kerap menyasar kendaraan roda dua di lingkungan kos-kosan dan pemukiman padat penduduk.

Hingga berita ini diterbitkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Penulis : Edy ndr

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB