Batam // krimsusnewstv.id – Regenerasi kepemimpinan pemuda kembali bergulir di tingkat kelurahan. Karang Taruna Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, resmi menetapkan M. Sanggam Siagian sebagai ketua baru periode 2026–2031 dalam pemilihan yang digelar Sabtu (14/02/2026).
Proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme musyawarah dan pemungutan suara yang melibatkan Ketua RT, RW, FTW, serta Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional). Atmosfer demokratis terasa kuat, mencerminkan komitmen bersama untuk menentukan arah organisasi kepemudaan secara terbuka dan partisipatif.
Dari total 131 pemilik hak suara, M. Sanggam Siagian—calon nomor urut 3—berhasil meraih 65 suara dan dinyatakan unggul. Hasil tersebut sekaligus menjadi mandat moral bagi dirinya untuk memimpin dan mengonsolidasikan potensi pemuda di wilayah Sei Pelunggut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Figur Muda dengan Rekam Jejak Organisasi
Warga Kamboja RW 03/RT 05 ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi sejak usia muda. Saat menjadi mahasiswa, ia terlibat dalam berbagai aktivitas pergerakan dan kegiatan kemasyarakatan. Pengalaman itu membentuk gaya kepemimpinan yang partisipatif, komunikatif, serta menekankan kerja nyata ketimbang seremoni.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, Sanggam menegaskan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah kolektif.
“Ini adalah amanah bersama. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Mari kita bangun Karang Taruna Sei Pelunggut menjadi wadah yang solid, kreatif, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Visi dan Arah Gerak Sanggam mengusung visi :
Meningkatkan kesejahteraan sosial, kemandirian, dan kreativitas pemuda, serta mempererat persatuan di Sei Pelunggut.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia memaparkan sejumlah misi strategis, antara lain :
- Mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam mengatasi persoalan sosial di lingkungan kelurahan melalui program terarah dan berkelanjutan.
- Mengembangkan program pemberdayaan berbasis potensi lokal.
- Membangun kemitraan dengan pemerintah dan berbagai lembaga guna mendukung pembangunan serta penguatan kapasitas generasi muda.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan kolaborasi lintas elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga komunitas kepemudaan.
Bukan Sekadar Simbol Organisasi
Menurut Sanggam, Karang Taruna tidak boleh hanya menjadi simbol formalitas organisasi. Ia ingin menjadikannya sebagai ruang gerak pemuda yang aktif, responsif, dan solutif terhadap persoalan sosial seperti pengangguran, kenakalan remaja, hingga minimnya ruang kreativitas.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada agenda seremonial. Pemuda harus menjadi solusi,” tegasnya.
Terpilihnya M. Sanggam Siagian diharapkan menjadi energi baru bagi Karang Taruna Sei Pelunggut. Dengan kepemimpinan yang muda namun teruji, organisasi ini ditantang untuk membuktikan perannya sebagai kekuatan sosial yang mampu mempererat persatuan warga, mendorong kemandirian generasi muda, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan kelurahan ke depan.
Penulis : Zainal
Editor : Redaksi













