Oknum Kepala Cabang CU Dosnitahi Hiliduho Diduga Menyimpang dari Aturan Koperasi, Anggota Resah

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias, Sumut // Krimsusnewstv.id Credit Union (CU) Dosnitahi Cabang Hiliduho kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah anggota mengaku kecewa dan merasa dirugikan akibat dugaan praktik tidak transparan serta perlakuan tidak adil dalam proses pengajuan kredit oleh oknum pimpinan cabang.

Dugaan tersebut mencuat setelah beberapa anggota mengungkapkan adanya indikasi “tebang pilih” dalam pemberian pinjaman, yang dinilai bertentangan dengan standar operasional prosedur (SOP) CU Dosnitahi.

Salah seorang anggota berinisial M, kepada wartawan di Gunungsitoli, Jumat (21/11/2025), menyebut bahwa pelayanan kredit di kantor cabang tidak lagi berjalan sesuai ketentuan koperasi. “Pinjaman tidak sesuai prosedur administrasi baku CU Dosnitahi. Kepala cabang melakukan perbedaan kepada anggota yang mengajukan pinjaman,” ungkap M.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, salah satu persoalan utama adalah keputusan sidang pinjaman dari Kantor Pusat Pengelola KSP CU Dosnitahi di Pinangsori tidak pernah disampaikan kepada anggota maupun ketua kelompok, padahal hal itu merupakan kewajiban sesuai aturan internal koperasi. “Mekanisme pinjaman tidak jelas. Anggota tidak mendapat informasi dari pusat, sehingga situasi ini diduga dimanfaatkan oleh oknum Kepala Cabang CU Dosnitahi Hiliduho,” lanjutnya.

Konfirmasi ke Pimpinan Cabang

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Cabang CU Dosnitahi Hiliduho, Noveli Lase, yang dikonfirmasi awak media meminta agar anggota yang keberatan datang langsung ke kantor. “Bila ada informasi dari anggota seperti yang Bapak sampaikan, tolong disampaikan supaya yang bersangkutan hadir ke kantor cabang,” ujar Noveli.

Baca Juga:  Diduga Lamban Tangani Kasus Penganiayaan, Kinerja Penyidik Unit Reskrim Polres Asahan Dipertanyakan

Saat ditanya apakah sebelumnya ia sudah mendapatkan keluhan serupa, Noveli membantah. “Sejauh ini saya belum pernah menerima informasi seperti itu, Pak,” tegasnya.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada pihak Kantor Pusat Pengelola KSP CU Dosnitahi di Pinangsori melalui Toto Munte, namun hingga berita ini dipublikasikan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.

Anggota Khawatir Dana Berpotensi Dibekukan

Situasi ini memicu kekhawatiran baru di kalangan anggota, terlebih setelah kasus pembekuan dana terjadi pada salah satu Credit Union ternama di Nias beberapa waktu lalu. Masyarakat khawatir kejadian serupa bisa terjadi di CU Dosnitahi.

Seorang anggota berinisial DG menyampaikan kecemasannya :

“Kami nasabah sangat cemas dengan kejadian di salah satu CU itu. Kami takut mengalami hal yang sama di CU Dosnitahi. Jangan sampai uang kami tidak bisa ditarik karena dibekukan oleh kantor cabang,” ujar DG.

Situasi ini menimbulkan keresahan dan mendesak pihak manajemen pusat untuk segera mengambil langkah evaluasi dan memberikan klarifikasi terbuka guna menenangkan para anggota.

Penulis : Tim/Red

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB