Nias, Sumut // Krimsusnewstv.id – Credit Union (CU) Dosnitahi Cabang Hiliduho kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah anggota mengaku kecewa dan merasa dirugikan akibat dugaan praktik tidak transparan serta perlakuan tidak adil dalam proses pengajuan kredit oleh oknum pimpinan cabang.
Dugaan tersebut mencuat setelah beberapa anggota mengungkapkan adanya indikasi “tebang pilih” dalam pemberian pinjaman, yang dinilai bertentangan dengan standar operasional prosedur (SOP) CU Dosnitahi.
Salah seorang anggota berinisial M, kepada wartawan di Gunungsitoli, Jumat (21/11/2025), menyebut bahwa pelayanan kredit di kantor cabang tidak lagi berjalan sesuai ketentuan koperasi. “Pinjaman tidak sesuai prosedur administrasi baku CU Dosnitahi. Kepala cabang melakukan perbedaan kepada anggota yang mengajukan pinjaman,” ungkap M.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, salah satu persoalan utama adalah keputusan sidang pinjaman dari Kantor Pusat Pengelola KSP CU Dosnitahi di Pinangsori tidak pernah disampaikan kepada anggota maupun ketua kelompok, padahal hal itu merupakan kewajiban sesuai aturan internal koperasi. “Mekanisme pinjaman tidak jelas. Anggota tidak mendapat informasi dari pusat, sehingga situasi ini diduga dimanfaatkan oleh oknum Kepala Cabang CU Dosnitahi Hiliduho,” lanjutnya.
Konfirmasi ke Pimpinan Cabang
Menanggapi laporan tersebut, Kepala Cabang CU Dosnitahi Hiliduho, Noveli Lase, yang dikonfirmasi awak media meminta agar anggota yang keberatan datang langsung ke kantor. “Bila ada informasi dari anggota seperti yang Bapak sampaikan, tolong disampaikan supaya yang bersangkutan hadir ke kantor cabang,” ujar Noveli.
Saat ditanya apakah sebelumnya ia sudah mendapatkan keluhan serupa, Noveli membantah. “Sejauh ini saya belum pernah menerima informasi seperti itu, Pak,” tegasnya.
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada pihak Kantor Pusat Pengelola KSP CU Dosnitahi di Pinangsori melalui Toto Munte, namun hingga berita ini dipublikasikan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.
Anggota Khawatir Dana Berpotensi Dibekukan
Situasi ini memicu kekhawatiran baru di kalangan anggota, terlebih setelah kasus pembekuan dana terjadi pada salah satu Credit Union ternama di Nias beberapa waktu lalu. Masyarakat khawatir kejadian serupa bisa terjadi di CU Dosnitahi.
Seorang anggota berinisial DG menyampaikan kecemasannya :
“Kami nasabah sangat cemas dengan kejadian di salah satu CU itu. Kami takut mengalami hal yang sama di CU Dosnitahi. Jangan sampai uang kami tidak bisa ditarik karena dibekukan oleh kantor cabang,” ujar DG.
Situasi ini menimbulkan keresahan dan mendesak pihak manajemen pusat untuk segera mengambil langkah evaluasi dan memberikan klarifikasi terbuka guna menenangkan para anggota.
Penulis : Tim/Red
Editor : Redaksi













