Lingga, Kepulauan Riau // krimsusnewstv.id — Pembangunan jembatan di Desa Resang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, kembali menuai sorotan publik. Tim awak media menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian antara pelaksanaan proyek dengan isi kontrak awal. (29/10/2025)
Berdasarkan pantauan di lapangan, proses pengecoran jembatan yang seharusnya dilakukan secara langsung justru dikerjakan secara bertahap. Metode ini menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas dan kekuatan struktur jembatan yang dibangun menggunakan dana publik tersebut.
Beberapa warga dan pengurus RW setempat telah menyampaikan keluhan resmi terkait hal ini. Mereka menilai proyek tersebut tidak transparan dan khawatir akan berimbas pada keselamatan pengguna jalan di masa mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah sampaikan keluhan ini, tapi sampai sekarang belum ada penjelasan yang jelas dari pihak pelaksana. Kami hanya ingin jembatan yang kuat dan sesuai standar,” ungkap salah satu warga Desa Resang kepada awak media.
Selain persoalan teknis, proyek ini juga menambah daftar panjang permasalahan yang tengah dihadapi Desa Resang. Sebelumnya, desa ini sempat disorot karena dugaan penyalahgunaan dana desa yang hingga kini belum terungkap secara tuntas.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan mengusut potensi pelanggaran dalam pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah serta instansi terkait dapat meninjau kembali proyek ini demi menjamin akuntabilitas dan keselamatan publik.
Penulis : Zainal. A
Editor : Redaksi













