Pemerhati Hukum Julius Giawa Soroti Penanganan Kasus di Polresta Deli Serdang, Desak Transparansi dan Profesionalisme Aparat

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"1934a6f14bea49298fe4e28e9b165a0d","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Deli Serdang // krimsusnewstv.id — Selasa, 14 Oktober 2025. Sorotan tajam datang dari Julius Giawa, pemerhati hukum sekaligus Pimpinan Redaksi Media Krimsus News TV, terhadap kinerja aparat penegak hukum di Polresta Deli Serdang. Julius menilai terdapat sejumlah kejanggalan dan indikasi ketidakseriusan dalam penanganan beberapa kasus menonjol, termasuk dugaan pembunuhan terhadap Syahputra Anugrah Gea (20), warga Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa.

Menurut Julius, dalam kasus yang telah menyita perhatian publik tersebut, aparat kepolisian seharusnya bekerja secara transparan, objektif, dan profesional. Ia menilai adanya narasi bahwa pelaku berada dalam kondisi mabuk saat kejadian justru berpotensi mengaburkan motif sebenarnya di balik peristiwa tragis itu. “Kita menilai, Polresta Deli Serdang harus serius dalam menangani kasus ini. Jangan ada kesan menutupi fakta. Opini pelaku mabuk tidak cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan motif, apalagi jika barang bukti kunci belum disita,” tegas Julius Giawa.

Lebih lanjut, Julius juga mempertanyakan sikap penyidik yang hingga kini belum melakukan penyitaan terhadap kendaraan dan ponsel para pelaku. Padahal, menurutnya, kedua barang tersebut sangat penting untuk menelusuri kronologi dan motif di balik tindakan para pelaku. “Kalau alat bukti tidak disita, bagaimana mungkin penyidik bisa mengurai fakta? Kita butuh langkah cepat dan transparan agar publik percaya bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu,” tambahnya.

Sebagai pemerhati hukum, Julius Giawa menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sangat bergantung pada profesionalisme dan integritas penyidik dalam mengungkap kebenaran. Setiap langkah yang lamban, tidak transparan, atau terkesan menutupi fakta, dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. “Jangan sampai kasus ini menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Deli Serdang. Polisi harus berdiri di atas kebenaran, bukan pada kepentingan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Polresta Deli Serdang belum memberikan keterangan resmi terbaru terkait perkembangan penyidikan kasus tersebut. Masyarakat pun masih menunggu langkah konkret aparat kepolisian dalam membuktikan komitmen mereka terhadap asas transparansi dan keadilan hukum.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 192 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru