Pemkot Gelar CFD Spesial World Clean Up Day, Tumpukan Sampah Masih Menghiasi Wajah Kota Tangerang

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"69ee8f954e214f089b56044614d303f3","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Tangerang // krimsusnewstv.id – Dalam rangka memperingati World Clean Up Day, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Car Free Day (CFD) di Tugu Adipura serta serentak di 13 kecamatan, Sabtu (20/9/2025).

Kegiatan ini mengusung semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, dengan mengajak masyarakat memilah sampah dari rumah dan membawanya ke lokasi acara sebagai bentuk “sedekah lingkungan”.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar CFD biasa. Ia menyebut momentum World Clean Up Day seharusnya menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya bersih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait pengelolaan sampah, ia mengakui pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Menurutnya, partisipasi masyarakat mutlak diperlukan agar program kebersihan berjalan efektif.

Namun demikian, Sachrudin tidak menampik adanya keluhan soal tumpukan sampah yang masih terlihat di sejumlah titik. Ia meminta masyarakat aktif memberikan informasi terkait lokasi-lokasi tersebut agar bisa segera ditindaklanjuti oleh jajaran terkait.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Anugerahkan Pangkat Kehormatan kepada Dua Purnawirawan TNI dan Polri

Ironisnya, usai kegiatan CFD spesial tersebut, pantauan awak media justru menemukan tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan utama. Antara lain di Jalan Jenderal Sudirman-Babakan, Jalan KH Hasyim Ashari-Cipondoh, Jalan Raya Cipondoh, Jalan Haji Mansyur-Cipondoh, Jalan Sunan Giri-Karang Tengah, Jalan Puri Bahar-Karang Tengah, Jalan Pinang-Kunciran, hingga Jalan Hos Cokroaminoto-Ciledug.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai sejauh mana efektivitas kegiatan bersih-bersih serentak di 13 kecamatan tersebut. Di satu sisi, Pemkot gencar menggaungkan budaya bersih, namun di sisi lain, wajah Kota Tangerang masih dihiasi tumpukan sampah yang merusak estetika kota.

Penulis : Barkah S.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB