Penemuan Mayat AIS di KTV Rantauprapat Dinilai Penuh Kejanggalan, Aktivis Perempuan Desak Ekshumasi

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu // krimsusnewstv.id  19 Februari 2026 – Kematian seorang pemuda berinisial AIS yang ditemukan tak bernyawa di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, menuai sorotan tajam dari kalangan aktivis.

Ketua Solidaritas Perempuan Merdeka Labuhanbatu, Khairunnisa Dalimunthe, mengungkapkan adanya sejumlah kejanggalan dalam peristiwa penemuan mayat AIS di KTV Rantauprapat. Kejanggalan tersebut, menurutnya, terlihat dari kondisi fisik jenazah hingga perilaku beberapa rekan korban yang dinilai tidak kooperatif terhadap upaya pendalaman kasus.

“Setelah beberapa hari ini saya melakukan pendalaman informasi dari kawan-kawan yang mengetahui kondisi serta kejadian sebelum AIS masuk ke KTV bersama temannya, ada banyak hal yang janggal,” ujar Khairunnisa kepada wartawan, Rabu (19/02/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, kematian AIS disebut terjadi secara tiba-tiba di dalam ruang KTV. Namun berdasarkan foto-foto jenazah setelah meninggal dunia, ditemukan sejumlah kondisi fisik yang menurutnya patut dipertanyakan dan tidak bisa dianggap sebagai kematian biasa.

“Dari foto-foto setelah meninggal dunia, terdapat banyak kejanggalan pada kondisi fisik tubuhnya. Ini harus dijelaskan secara ilmiah dan terbuka,” tegasnya.

Tak hanya itu, Khairunnisa juga menyoroti perilaku beberapa rekan AIS yang berada di lokasi saat kejadian. Ia menyebut adanya upaya dari sebagian pihak yang terkesan ingin agar peristiwa tersebut tidak diperpanjang atau tidak dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  POLRES NIAS GELAR SOSIALISASI KENAKALAN REMAJA DAN BAHAYA NARKOTIKA DI PANTI SOSIAL GUNUNGSITOLI

“Kalaupun tidak ada unsur kesengajaan, yang jelas ada dugaan unsur kelalaian hingga menyebabkan nyawa seseorang hilang. Sikap beberapa teman AIS juga menimbulkan tanda tanya besar,” tambahnya.

Diketahui, sejumlah aktivis telah melihat rekaman CCTV yang memperlihatkan AIS bersama rekan-rekannya masuk ke dalam room KTV hingga keluar pada pagi harinya. Namun hingga kini, publik belum mendapatkan penjelasan resmi dan menyeluruh terkait apa yang sebenarnya terjadi di dalam ruangan tersebut.

Solidaritas Perempuan Merdeka Labuhanbatu menyatakan masih terus mengumpulkan bukti-bukti pendukung serta informasi tambahan guna mengungkap dugaan kejanggalan dalam kematian AIS.

Atas dasar itu, Khairunnisa Dalimunthe secara tegas mendesak pihak Kepolisian Resor Labuhanbatu untuk melakukan ekshumasi (pembongkaran makam) terhadap jenazah AIS guna memastikan penyebab kematian secara forensik dan objektif.

“Kami mendesak Polres Labuhanbatu melakukan ekshumasi agar terang-benderang apa sebenarnya penyebab kematian AIS. Hasil penyelidikan dan/atau penyidikan harus disampaikan secara terbuka kepada publik. Jangan ada yang ditutup-tutupi, termasuk jika ada pihak pengelola atau pemilik KTV yang harus dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada aparat penegak hukum dan manajemen KTV yang bersangkutan guna mendapatkan informasi yang berimbang.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPC PELITA PRABU Soroti Isu Rekomendasi Impor Babi, Dinas Tegaskan Belum Ada Izin Resmi
Gawat.!!! Toko Berkedok Kosmetik di Cengkareng Diduga Edarkan Obat Keras Golongan G Tanpa Resep
TEGAS!!! DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumut : Kajati Tidak Pernah Intervensi Proses Akademik
Suarakan Aspirasi Petani Padang Halaban, Ketua DPC GMNI Labuhanbatu Hadiri RDP di Komisi XIII DPR RI
PENEMUAN MAYAT AKTIVIS DI KTV LABUHANBATU, BANYAK KEJANGGALAN — DUGAAN KUAT DIBUNUH
Paulus Peringatan Gulo, SH., MH. Terima Mandat Pimpinan DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
Peredaran Miras Ilegal di Jl. Raya Cipondoh Kian Meresahkan, Warga Desak APH Bertindak Tegas
Program Makanan Bergizi Gratis di SDN 010 Sibiruang Disorot, Kepsek Mengaku Belum Terima Penyaluran
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:32 WIB

DPC PELITA PRABU Soroti Isu Rekomendasi Impor Babi, Dinas Tegaskan Belum Ada Izin Resmi

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:45 WIB

Gawat.!!! Toko Berkedok Kosmetik di Cengkareng Diduga Edarkan Obat Keras Golongan G Tanpa Resep

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:42 WIB

TEGAS!!! DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumut : Kajati Tidak Pernah Intervensi Proses Akademik

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:37 WIB

Suarakan Aspirasi Petani Padang Halaban, Ketua DPC GMNI Labuhanbatu Hadiri RDP di Komisi XIII DPR RI

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:28 WIB

Penemuan Mayat AIS di KTV Rantauprapat Dinilai Penuh Kejanggalan, Aktivis Perempuan Desak Ekshumasi

Berita Terbaru