Medan // krimsusnewstv.id — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Sumatera Utara (DPD GMNI Sumut) secara resmi menyerahkan draf rekomendasi strategis kepada Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI). Penyerahan ini menjadi tindak lanjut konkret pasca-pelantikan pengurus DPD GMNI Sumut periode 2025–2027 yang berlangsung khidmat di Kota Medan pada 12 Februari 2026. (15/02/2026)
Dokumen rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPD GMNI Sumut, Michael Situmeang, kepada Wakil Ketua Umum DPP GMNI periode 2025–2028, Ari Rawa Tamba, dan Ketua DPP GMNI, Fairus Azwir Nasution. Draf ini memuat sejumlah poin krusial yang akan menjadi fokus perjuangan organisasi di Sumatera Utara dalam dua tahun ke depan.
Fokus Agenda Strategis
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun beberapa poin utama dalam rekomendasi tersebut antara lain :
- Ketahanan dan Kedaulatan Desa, Mendorong program pemberdayaan masyarakat marhaen sebagai fondasi ketahanan nasional, khususnya di sektor pertanian, ekonomi kerakyatan, dan penguatan koperasi desa.
- Pemberantasan Narkoba, Menegaskan komitmen GMNI Sumut untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkotika yang dinilai semakin mengancam generasi muda di berbagai wilayah Sumatera Utara.
- Reposisi Arah Perjuangan, Menyelaraskan gerak organisasi di tingkat daerah dengan semangat revitalisasi nasional yang diusung DPP GMNI, guna mengembalikan organisasi pada khitah perjuangan marhaenisme sebagai ideologi perjuangan.
- Dukungan terhadap Langkah Strategis Pemerintah Daerah, DPD GMNI Sumut menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah strategis Pemerintah Sumatera Utara dalam percepatan kesejahteraan sosial masyarakat, sepanjang berpihak pada kepentingan rakyat kecil.
Representasi Kegelisahan Rakyat
Ketua DPD GMNI Sumut, Michael Situmeang, menegaskan bahwa draf rekomendasi ini bukan sekadar formalitas administratif organisasi, melainkan cerminan dari realitas sosial yang dihadapi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa isu-isu di Sumut, mulai dari konflik agraria, kesejahteraan petani, hingga persoalan ketimpangan sosial, benar-benar menjadi agenda prioritas nasional di tingkat DPP,” tegasnya.
Menurutnya, GMNI harus hadir sebagai organisasi kader yang responsif terhadap persoalan rakyat, bukan sekadar menjadi penonton dinamika politik daerah dan nasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP GMNI, Ari Rawa Tamba, mengapresiasi langkah cepat dan inisiatif strategis DPD GMNI Sumut. Ia menilai masukan dari daerah merupakan fondasi penting dalam merumuskan arah kebijakan politik organisasi secara nasional.
“Suara daerah adalah denyut nadi perjuangan organisasi. DPP akan menjadikan rekomendasi ini sebagai basis dalam merumuskan langkah politik dan program kerja ke depan,” ujarnya.
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Penyerahan draf rekomendasi ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan organisatoris antara pusat dan daerah. Sinergi yang kuat dinilai penting untuk memastikan cita-cita revolusi Indonesia—yang berpijak pada keadilan sosial dan kedaulatan rakyat—dapat diwujudkan secara nyata.
Dengan langkah ini, DPD GMNI Sumut menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi kekuatan moral, tetapi juga kekuatan politik-ideologis yang berpihak pada kaum marhaen di Sumatera Utara.
Penulis : Tim/red
Editor : Redaksi













