Putra Riau Bernazar Anak Petani Tempuh 7.000 Km Demi Bertemu Presiden: Kisah Inspiratif Budi Setiawan

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro, Jambi // krimsusnewstv.id – Tekad dan keteguhan hati seorang anak petani asal Riau menjadi sorotan publik. Budi Setiawan (52), warga Kota Dumai, Provinsi Riau, memilih menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki dari Dumai menuju Jakarta demi satu tujuan: bertemu Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Perjalanan yang telah dilakoni selama hampir satu tahun itu membawa Budi melintasi berbagai daerah, menghadapi terik matahari, hujan, serta keterbatasan fisik dan logistik. Hingga Sabtu (10/1/2026), Budi diketahui masih berada di wilayah Provinsi Jambi, tepatnya di Kabupaten Muaro Jambi, dan terus melanjutkan langkahnya menuju Ibu Kota Negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada awak krimsusnewstv.id, Budi mengaku perjalanan tersebut dilandasi nazar dan janji pribadi yang telah ia ikrarkan jauh sebelum Pemilihan Presiden. Sebagai anak petani, ia mengaku menyimpan harapan besar kepada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan ingin menyampaikan pesan serta aspirasi yang bersifat pribadi secara langsung kepada orang nomor satu di Indonesia itu.

“Ini nazar dan janji saya. Saya ingin menyampaikan sesuatu langsung kepada Bapak Presiden. Selama masih diberi kesehatan, saya akan terus berjalan,” ujar Budi singkat.

Baca Juga:  DIDUGA HINA LAMBANG NEGARA, KANTOR DESA OMPU RAJA HUTAPEA DIPERTANYAKAN

Kisah Budi Setiawan pun menarik perhatian masyarakat di sepanjang jalur yang dilaluinya. Tak sedikit warga yang memberikan bantuan sekadar makanan, tempat beristirahat, hingga dukungan moral. Perjalanan panjang ini dinilai bukan sekadar aksi simbolik, melainkan cerminan keteguhan seorang rakyat kecil dalam menyampaikan harapan kepada pemimpinnya.

Di sisi lain, sejumlah pihak mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait terhadap keselamatan Budi selama perjalanan. Mengingat jarak tempuh yang sangat jauh dan kondisi fisik yang rentan, pendampingan medis maupun pengawasan dinilai perlu agar perjalanan tersebut tidak membahayakan keselamatannya.

Terlepas dari berbagai pandangan, langkah Budi Setiawan telah menjadi potret nyata tentang relasi emosional antara rakyat dan pemimpinnya. Kisah anak petani dari Riau ini kini tercatat sebagai inspirasi publik, sekaligus pengingat bahwa di balik dinamika politik nasional, masih ada harapan dan kepercayaan rakyat yang disampaikan dengan cara sederhana namun penuh ketulusan.

Penulis : Mariana sari br. Sinurat

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB