Muaro, Jambi // krimsusnewstv.id – Tekad dan keteguhan hati seorang anak petani asal Riau menjadi sorotan publik. Budi Setiawan (52), warga Kota Dumai, Provinsi Riau, memilih menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki dari Dumai menuju Jakarta demi satu tujuan: bertemu Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Perjalanan yang telah dilakoni selama hampir satu tahun itu membawa Budi melintasi berbagai daerah, menghadapi terik matahari, hujan, serta keterbatasan fisik dan logistik. Hingga Sabtu (10/1/2026), Budi diketahui masih berada di wilayah Provinsi Jambi, tepatnya di Kabupaten Muaro Jambi, dan terus melanjutkan langkahnya menuju Ibu Kota Negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada awak krimsusnewstv.id, Budi mengaku perjalanan tersebut dilandasi nazar dan janji pribadi yang telah ia ikrarkan jauh sebelum Pemilihan Presiden. Sebagai anak petani, ia mengaku menyimpan harapan besar kepada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan ingin menyampaikan pesan serta aspirasi yang bersifat pribadi secara langsung kepada orang nomor satu di Indonesia itu.
“Ini nazar dan janji saya. Saya ingin menyampaikan sesuatu langsung kepada Bapak Presiden. Selama masih diberi kesehatan, saya akan terus berjalan,” ujar Budi singkat.
Kisah Budi Setiawan pun menarik perhatian masyarakat di sepanjang jalur yang dilaluinya. Tak sedikit warga yang memberikan bantuan sekadar makanan, tempat beristirahat, hingga dukungan moral. Perjalanan panjang ini dinilai bukan sekadar aksi simbolik, melainkan cerminan keteguhan seorang rakyat kecil dalam menyampaikan harapan kepada pemimpinnya.
Di sisi lain, sejumlah pihak mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait terhadap keselamatan Budi selama perjalanan. Mengingat jarak tempuh yang sangat jauh dan kondisi fisik yang rentan, pendampingan medis maupun pengawasan dinilai perlu agar perjalanan tersebut tidak membahayakan keselamatannya.
Terlepas dari berbagai pandangan, langkah Budi Setiawan telah menjadi potret nyata tentang relasi emosional antara rakyat dan pemimpinnya. Kisah anak petani dari Riau ini kini tercatat sebagai inspirasi publik, sekaligus pengingat bahwa di balik dinamika politik nasional, masih ada harapan dan kepercayaan rakyat yang disampaikan dengan cara sederhana namun penuh ketulusan.
Penulis : Mariana sari br. Sinurat
Editor : Redaksi













