Rakyat Digusur di Padang Halaban, Istana Sibuk Melantik Menteri : Negara Dinilai Abaikan terhadap HAM

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

buhanbatu Utara // krimsusnewstv.id — Peristiwa penggusuran yang menimpa warga Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, oleh PT SMART menuai kecaman luas. Tindakan pengusiran paksa yang dialami masyarakat—mulai dari anak-anak hingga orang tua—dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dan mencerminkan absennya negara dalam melindungi rakyatnya sendiri. (29/01/2026)

Ironisnya, di tengah penderitaan warga yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan, pemerintah pusat justru disorot publik karena dinilai lebih sibuk dengan agenda elite. Presiden Prabowo Subianto diketahui melantik sejumlah menteri yang bahkan merangkap jabatan strategis, termasuk dalam struktur Dewan Energi Nasional, sementara konflik kemanusiaan di daerah seolah terabaikan.

Situasi di lapangan kian memprihatinkan ketika aparat kepolisian diduga bertindak represif terhadap warga dan aktivis yang melakukan pembelaan. Sejumlah aktivis mahasiswa dilaporkan menjadi korban kekerasan, termasuk Ketua DPC GMNI Labuhanbatu, Bung Wiwi, bersama rekan-rekannya. Tindakan aparat ini memicu pertanyaan publik terkait netralitas dan keberpihakan negara dalam konflik agraria yang melibatkan korporasi besar.

“Negara seharusnya hadir melindungi rakyat, bukan justru menjadi alat kekerasan,” ungkap salah satu aktivis yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini memunculkan kritik tajam terhadap komitmen pemerintah dalam menegakkan sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Publik mempertanyakan apakah keadilan hanya menjadi jargon politik tanpa implementasi nyata di lapangan, terutama ketika berhadapan dengan kepentingan modal.

Sorotan terhadap kepemimpinan nasional juga menguat mengingat beberapa bulan lalu Indonesia dilanda bencana besar di tiga provinsi. Namun pemerintah hanya menetapkan status bencana daerah, bukan nasional, yang dinilai sebagai bentuk minimnya empati dan keberanian politik negara dalam menghadapi penderitaan rakyat.

Penggusuran Padang Halaban kini menjadi simbol kegagalan negara dalam menjamin hak dasar warga negara. Desakan kepada Presiden Prabowo Subianto pun menguat agar segera turun tangan, menghentikan tindakan represif, mengevaluasi peran aparat, serta memastikan keadilan dan perlindungan hukum bagi masyarakat terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT SMART maupun aparat terkait belum memberikan keterangan resmi kepada krimsusnewstv.id.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru