Kampar, Riau // krimsusnewstv.id – Ketidaknyamanan kembali dialami para siswa di SDN 011 Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar. Saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, sejumlah ruang kelas dilaporkan tergenang air hingga mengganggu proses belajar mengajar. Sabtu, 14 Februari 2026
Kondisi ini memicu kekecewaan para siswa. Lantai kelas dipenuhi air, atap bocor, dan buku pelajaran basah akibat tampias hujan. Situasi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu konsentrasi belajar, tetapi juga berdampak pada kesehatan siswa.
Media krimsusnewstv.id pada Sabtu (14/2/2026) kembali meninjau langsung lokasi sekolah untuk ketiga kalinya. Namun, saat tim berada di lokasi, kepala sekolah tidak berada di kantor sehingga belum dapat dimintai keterangan resmi. Ketidakhadiran pihak sekolah di tengah sorotan publik ini menambah kekecewaan sejumlah pihak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang siswa berinisial R (14), yang akrab disapa Romi, mengungkapkan keluhannya kepada awak media.
“Kami kesal kalau hujan deras. Kami basah, buku juga basah. Kadang kami sampai demam karena kehujanan saat belajar,” ungkapnya.
Pengakuan tersebut memperlihatkan adanya persoalan serius yang perlu segera ditindaklanjuti. Lingkungan belajar yang tidak layak dinilai bertentangan dengan hak siswa untuk memperoleh pendidikan yang aman dan nyaman.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun dinas terkait. Media ini tetap berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh klarifikasi dan solusi konkret.
Masyarakat dan orang tua siswa berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan tegas, mengingat persoalan ini menyangkut keselamatan serta kenyamanan siswa dalam menempuh pendidikan. Perbaikan infrastruktur sekolah dinilai mendesak agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal tanpa ancaman kebocoran dan genangan air saat hujan turun.
Penulis : Efirius
Editor : Redaksi













