Sidang Perdana Gugatan Warga Duri Pulo, Penolakan UGR Tol Semanan–Sunter Menggema di PN Jakpus

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat // krimsusnewstv.id — Penolakan terhadap besaran Uang Ganti Rugi (UGR) proyek Tol Semanan–Sunter resmi memasuki ranah hukum. Warga Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, mengajukan gugatan perdata dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).

Sidang pertama tersebut dihadiri perwakilan warga selaku penggugat bersama tim kuasa hukum dari IZA & Partners, serta para tergugat yang terdiri dari instansi terkait proyek jalan tol strategis nasional tersebut.

Dalam persidangan, warga secara tegas menyatakan menolak nilai UGR yang telah ditetapkan pemerintah. Mereka menilai besaran ganti rugi tidak mencerminkan nilai riil tanah dan bangunan yang terdampak, serta mengabaikan aspek sosial, ekonomi, dan historis kawasan yang telah puluhan tahun dihuni masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa hukum warga menegaskan bahwa proses penetapan UGR diduga dilakukan secara sepihak, tanpa musyawarah yang adil, terbuka, dan partisipatif sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Pimpinan Redaksi Media Krimsus News TV Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perang Melawan Korupsi di Momentum HAKORDIA 2025

“Penilaian aset yang dijadikan dasar UGR tidak melibatkan warga secara maksimal. Klien kami merasa diperlakukan tidak adil dan hak-haknya diabaikan,” ujar salah satu kuasa hukum usai persidangan.

Sidang perdana ini masih berfokus pada pemeriksaan legal standing para pihak serta pembacaan pokok gugatan. Majelis hakim kemudian menunda persidangan dan menjadwalkan sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan jawaban resmi dari pihak tergugat.

Di luar ruang sidang, warga Duri Pulo menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas. Mereka berharap pengadilan dapat bersikap objektif dan menjadi benteng terakhir keadilan bagi masyarakat yang terdampak proyek pembangunan berskala besar.

Kasus ini sekaligus menjadi sorotan publik terkait praktik penetapan UGR dalam proyek strategis nasional, yang dinilai masih menyisakan persoalan serius bagi warga kecil di tengah laju pembangunan infrastruktur.

Penulis : Barkah S.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru