Sumatera Utara Tingkatkan Prioritas Infrastruktur, Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan di Kepulauan Nias

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"f7195ef69f454661bc2aaef1be168f6b","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Medan // krimsusnewstv.id Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan komitmen tinggi untuk mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil, khususnya di Kabupaten Nias, dalam rangka pemerataan pembangunan dan penguatan ketahanan pangan. Rabu, 05/11/2025

Dalam dialog bersama Bupati Nias Ya’atulo Gulo, fokus utama diarahkan pada tiga bidang strategis: penguatan infrastruktur dasar (akses jalan, listrik, air bersih), pemenuhan ketahanan pangan lokal melalui gerakan produksi dan distribusi pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelibatan masyarakat dan sinergi antar-tingkat pemerintahan.

Infrastruktur sebagai pintu gerbang perubahan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur bobby menegaskan bahwa penyelesaian akses fisik menjadi kunci membuka potensi wilayah kepulauan. “Tanpa jaringan jalan dan transportasi yang layak, program ketahanan pangan dan kesejahteraan hanya akan terhambat,” ujar Nasution dalam acara rapat koordinasi di Medan, Selasa (4/11/2025).

Dengan dukungan Provinsi, pembangunan jalan perdesaan di Kabupaten Nias akan diprioritaskan dalam APBD dan dialokasikan dalam skema multi-tahun agar mampu menembus akses wilayah yang selama ini tertinggal.

Ketahanan pangan: dari produksi ke distribusi

Bupati Ya’atulo menyampaikan bahwa Kabupaten Nias memiliki potensi pertanian dan perikanan yang besar namun belum optimal karena hambatan akses dan distribusi. “Kami ingin menjadikan Nias sebagai lumbung pangan kawasan kepulauan, namun dibutuhkan dukungan serius dari Provinsi agar proses produksi-distribusi bisa berjalan efektif,” katanya.

Baca Juga:  Grand Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi YKB Cabang Nias Resmi Dilaksanakan, Dorong Generasi Sehat dan Berdaya Saing

Dalam pertemuan tersebut, dibahas langkah-langkah konkrit: program pembinaan petani dan nelayan, peningkatan sarana pascapanen, jaringan cold chain, serta kerjasama dengan sektor swasta untuk pemasaran hasil lokal.

Kesejahteraan masyarakat: sinergi provinsi-kabupaten

Bobby dan Ya’atulo sepakat bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak cukup hanya lewat program teknis, tetapi harus melalui kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan. Gubernur menyebutkan bahwa Provinsi akan membuka jalur dialog berdarah dengan kabupaten untuk memastikan aliran dana pembangunan tepat sasaran, transparan, dan fokus pada warga yang paling membutuhkan. “Kita bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi membangun harapan dan masa depan masyarakat Nias,” kata Gubernur.

Bupati Ya’atulo menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat integritas dan pelayanan publik, agar setiap rupiah anggaran benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Tantangan dan komitmen bersama

Meski tekad telah kuat, tantangan tetap besar: kondisi geografis kepulauan yang terpisah, tingkat kerentanan bencana, dan tingkat kemiskinan yang masih di atas rata-rata. Namun, kolaborasi antara Provinsi dan Kabupaten Nias dinyatakan sebagai fondasi utama untuk mengatasinya.

Gubernur menutup dengan panggilan aksi: “Kami mengajak semua pihak — pemerintah kabupaten, masyarakat, dunia usaha — untuk bergandengan tangan. Dengan satu langkah bersama, kita wujudkan Sumatera Utara yang lebih sejahtera, dan khususnya Kabupaten Nias yang maju dan berdaya saing.”

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Gubernur sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB