TNI–Polri Kerahkan Armada Darat, Laut, dan Udara Percepat Penanganan Bencana di Sumatera

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // krimsusnewstv.id — Upaya percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatera terus dilakukan pemerintah melalui operasi terpadu TNI dan Polri. Seluruh kekuatan armada darat, laut, dan udara dikerahkan untuk membuka akses wilayah terdampak, mempercepat distribusi bantuan, serta memastikan keamanan proses evakuasi dan penyaluran logistik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam keterangan pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, menegaskan bahwa jalur bantuan kini semakin terbuka berkat sinergi lintas instansi. “Akses distribusi bantuan sudah dapat ditembus dari berbagai jalur. Armada darat, laut, dan udara bergerak untuk memastikan seluruh bantuan tiba tepat waktu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi temuan kayu gelondongan di sejumlah titik bencana yang diduga memperparah dampak longsor, Kapolri memastikan bahwa proses penegakan hukum tetap berjalan. “Setiap dugaan pelanggaran akan ditindaklanjuti. Tidak ada toleransi terhadap aktivitas yang memperburuk kondisi bencana,” tegasnya. Ia juga memastikan bahwa tidak ada lagi warga yang diamankan terkait isu penjarahan, serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan fokus pada proses pemulihan.

Baca Juga:  Ketua DPC GWI Soroti Dugaan Proyek Siluman di Rajeg: “Tanpa Transparansi, Rawan KKN”

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa pengiriman bantuan udara menjadi prioritas untuk wilayah yang terisolasi. Helikopter dan pesawat angkut dikerahkan untuk menembus daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau melalui jalur darat. “Keselamatan prajurit dalam operasi menjadi perhatian utama. Namun kami tetap memastikan bantuan mencapai seluruh korban, tanpa terkecuali,” ujar Panglima TNI.

Selain memperkuat distribusi logistik, kekuatan tiga matra TNI juga dilibatkan untuk proses evakuasi korban, perbaikan infrastruktur darurat, normalisasi layanan publik, hingga operasi modifikasi cuaca guna mengurangi potensi bencana susulan.

Operasi terpadu ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan warga. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta bersama-sama menjaga kondusivitas di tengah proses pemulihan.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB