BNN dan DPD RI Sepakati Kolaborasi P4GN dan Penguatan Regulasi Rehabilitasi

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"7532a8053dfb4dcebb3f89b188a20a91","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Jakarta // krimsusnewstv.id – Rabu, 10 September 2025 – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sepakat memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta memperkuat regulasi terkait layanan rehabilitasi. Kesepakatan ini lahir dalam Rapat Kerja yang digelar di Ruang Rapat Sriwijaya, Gedung B DPD RI, Jakarta Pusat, Selasa (9/9).

Rapat kerja tersebut dipimpin oleh Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, dan dihadiri pimpinan serta anggota Komite III DPD RI. Pertemuan ini membahas evaluasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khususnya terkait rehabilitasi medis dan sosial, serta penyelarasan program kerja kedua lembaga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi Terkini Penyalahgunaan Narkoba

Dalam pemaparannya, Suyudi mengungkapkan bahwa penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data tahun 2023, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai 1,73% atau setara 3,33 juta jiwa, dengan 2,71 juta di antaranya berasal dari kelompok usia produktif 15–49 tahun.

“Angka ini menunjukkan bahwa narkoba masih menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Oleh karena itu, sinergi dan dukungan lintas sektor, termasuk dari DPD RI, sangat diperlukan,” tegas Suyudi.

Dukungan untuk Visi Indonesia Emas 2045

BNN juga menekankan peran strategisnya dalam mendukung visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” melalui Asta Cita ke-7, yang berfokus pada penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta pemberantasan korupsi dan narkoba. Hal ini sejalan dengan Program Prioritas ke-6 pemerintah yang menitikberatkan pada pencegahan dan pemberantasan narkoba sebagai salah satu isu nasional.

Baca Juga:  Gelar Audiensi, Kepala BNN RI dan Dubes Selandia Baru Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pemberantasan Narkotika

Kesepakatan Strategis BNN dan DPD RI

Rapat kerja ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang menjadi landasan kerja sama kedua lembaga, antara lain:

Dukungan Anggaran: Komite III DPD RI berkomitmen mendukung peningkatan anggaran BNN untuk memperkuat program P4GN dan pelaksanaan Asta Cita ke-7. Pembiayaan Rehabilitasi: DPD RI akan mendorong kebijakan agar BPJS Kesehatan menanggung biaya layanan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba.

Penguatan Regulasi dan Pengawasan: Keseragaman pola tarif layanan rehabilitasi akan ditetapkan, serta pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan pengawasan standar penyelenggaraan layanan rehabilitasi.

Penambahan Tenaga Ahli: Usulan penambahan konselor BNN dan petugas rehabilitasi di seluruh provinsi untuk memperluas jangkauan layanan.

Perbedaan Perlakuan: BNN, melalui Balai Besar Rehabilitasi, akan memberikan perlakuan berbeda antara korban penyalahgunaan narkoba dan pelaku atau pengedar yang berproses hukum.

Kolaborasi Program Edukasi: Penguatan kolaborasi dalam advokasi, edukasi, dan pencegahan narkoba, termasuk usulan memasukkan kurikulum khusus tentang narkoba di sekolah-sekolah.

Harapan ke Depan

Rapat kerja ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam membangun sinergi yang lebih solid antara BNN dan DPD RI dalam memberantas narkoba secara menyeluruh. Ketua Komite III DPD RI menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis BNN dalam memperjuangkan regulasi dan anggaran yang memadai untuk penanganan narkoba, khususnya dalam aspek rehabilitasi.

“Upaya pemberantasan narkoba bukan hanya soal penindakan, tetapi juga menyelamatkan generasi bangsa melalui rehabilitasi dan edukasi yang tepat,” ujarnya.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan Indonesia semakin siap menghadapi ancaman narkoba dan mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas BNN RI & protokol BNN RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru