Geger! Gudang Penimbunan Solar Subsidi Skala Besar Ditemukan di Bonang Demak, Diduga Libatkan Oknum Aparat

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak, Jawa Tengah // krimsusnewstv.id  – 05 maret 2026, Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berskala besar terungkap di wilayah Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan ribuan liter solar subsidi ditemukan oleh tim investigasi media pada Sabtu sore (28/02/2026).

Temuan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah atas dugaan kelangkaan solar bagi nelayan setempat. Saat dilakukan penelusuran ke lokasi, tim mendapati deretan drum plastik segi empat jenis IBC Tank berkapasitas ribuan liter dalam kondisi terisi penuh solar.

Keterlibatan nama Inisial “D” Di lokasi, salah seorang pekerja mengakui bahwa gudang tersebut dikelola oleh pria berinisial (D). Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci alur distribusi BBM tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hanya bekerja. Setahu saya ini milik Mas D. Kalau mau ketemu beliau, silakan ke SPBN di Moro Demak,” ujarnya singkat.

Berdasarkan keterangan tersebut, solar yang diduga ditimbun berasal dari SPBN di wilayah Moro, Demak. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBN yang dimaksud belum memberikan klarifikasi resmi.

Aroma keterlibatan oknum aparat, informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam operasional gudang tersebut.

“Benar itu gudang milik D, tapi di belakangnya ada oknum polisi berinisial (SDM), dan operasionalnya dipercayakan kepada (R) yang juga oknum anggota polisi,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut bukan hanya pelanggaran distribusi BBM subsidi, tetapi juga berpotensi melibatkan penyalahgunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga:  KUDETA JALANAN OLEH MAFIA OBAT! Toko “Hantu” Jual Tramadol Cs di Jakbar Hina Wibawa Negara — Aparat Dibikin “Mati Kutu”

Solar subsidi sendiri merupakan BBM yang diperuntukkan bagi sektor tertentu seperti nelayan dan usaha kecil. Dugaan penimbunan dan penyalahgunaan distribusi ini disinyalir menjadi salah satu penyebab kelangkaan solar yang kerap dikeluhkan nelayan di wilayah Demak.

Respons divisi profesi dan pengamanan polri, menanggapi temuan tersebut, tim investigasi telah melakukan komunikasi awal dengan pihak Divisi Profesi dan Pengamanan Polri. Dalam respons awalnya, Propam menegaskan tidak akan tebang pilih dalam menindak anggotanya jika terbukti terlibat.

Pihak Propam mengimbau masyarakat maupun media untuk membuat laporan resmi melalui pelayanan pengaduan Propam dengan melampirkan bukti-bukti pendukung. Apabila ditemukan keterlibatan langsung maupun peran sebagai “backing” terhadap aktivitas ilegal, sanksi tegas dipastikan akan dijatuhkan sesuai ketentuan disiplin dan kode etik kepolisian.

Peringatan untuk satgas berantas mafia migas, penemuan ini menjadi alarm keras bagi Satgas Berantas Mafia Migas untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Masyarakat mendesak adanya tindakan konkret guna memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak lagi disalahgunakan oleh mafia migas.

Hingga berita ini ditayangkan, aktivitas di lokasi gudang diduga masih berlangsung dan belum terlihat tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat. Publik kini menunggu langkah nyata Aparat Penegak Hukum (APH) dalam membongkar dan menindak tegas jaringan mafia migas yang dinilai sangat merugikan masyarakat, khususnya nelayan kecil di Kabupaten Demak.

Media ini akan terus melakukan pendalaman dan membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan sesuai prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berita yang Anda susun sudah cukup Diduga Abaikan Hak Pekerja Korban Kecelakaan Kerja, Karyawan Kebun Sawit di Rokan Hulu Ajukan Perundingan Bipartit
LIUSMAN NDRURU DESAK Kejaksaan Negeri Nias Selatan TANGANI DUGAAN KORUPSI DANA BOS & MANIPULASI DATA SISWA SD TOBHIL
OTT di Gunungsitoli Disorot, Publik Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih dalam Kasus Dugaan Pemerasan
Diduga Penggelapan Dana, Oknum BL Ketua DPC Terpilih Partai Hanura Nias Utara Terancam Dilaporkan ke Polda Sumut.
Tepis Isu Underbow Partai, Pemuda Demokrat Indonesia Sumut Tegaskan Sikap Independen dan Mandiri.
Warga Desa Muara Pantun Datangi Kanwil ATR/BPN Kaltim, Serahkan Tembusan Pengaduan Terkait BPN Kutai Timur
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Cut and Fill di Teluk Mata Ikan Batam Meresahkan Warga
Dua Laporan Berbeda, Satu Terlapor : Kasus KDRT dan Perzinaan di Polres Asahan Jadi Sorotan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:08 WIB

Berita yang Anda susun sudah cukup Diduga Abaikan Hak Pekerja Korban Kecelakaan Kerja, Karyawan Kebun Sawit di Rokan Hulu Ajukan Perundingan Bipartit

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:32 WIB

Geger! Gudang Penimbunan Solar Subsidi Skala Besar Ditemukan di Bonang Demak, Diduga Libatkan Oknum Aparat

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:49 WIB

LIUSMAN NDRURU DESAK Kejaksaan Negeri Nias Selatan TANGANI DUGAAN KORUPSI DANA BOS & MANIPULASI DATA SISWA SD TOBHIL

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:48 WIB

OTT di Gunungsitoli Disorot, Publik Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:44 WIB

Diduga Penggelapan Dana, Oknum BL Ketua DPC Terpilih Partai Hanura Nias Utara Terancam Dilaporkan ke Polda Sumut.

Berita Terbaru