Tebo // krimsusnewstv.id — Minggu, 19 Oktober 2025. Minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Tebo terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali menjadi sorotan. Kali ini datang dari Kaperwil Jambi Media KrimsusNewsTV, M. Harefa, yang menyoroti kondisi warga RT.01 Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, yang hingga kini belum menikmati fasilitas penerangan jalan dan rumah yang layak.
Dalam kunjungannya pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 00.10 WIB, Harefa mendapati sejumlah warga yang mengeluhkan tidak adanya lampu penerangan dari pemerintah. Padahal, lokasi permukiman warga hanya berjarak sekitar 600 meter dari lintas Bungo–Jambi, namun seolah “hilang dari pantauan” pihak berwenang. “Kami warga RT.01 merasa sedih karena jarang diperhatikan pemerintah. Kami seperti tidak dianggap berguna bagi negara ini,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurut keterangan warga, mereka bahkan harus mengeluarkan biaya pribadi untuk pemasangan tiang dan lampu listrik, padahal seharusnya hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melalui program pembangunan infrastruktur dasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Harefa menilai bahwa minimnya penerangan bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Pemasangan lampu warga sangat berdampak bagi kemajuan daerah yang masih tertinggal. Anak-anak butuh penerangan untuk belajar di malam hari. Penerangan juga dapat meningkatkan produktivitas dan keamanan lingkungan,” tegas Harefa.
Sementara itu, seorang warga berinisial M, menambahkan bahwa pihaknya pernah mengusulkan bantuan penerangan ke pemerintah desa, namun hingga kini belum terealisasi dengan alasan keterbatasan anggaran. “Kami sudah sampaikan ke pemerintah desa, tapi katanya biaya pemasangan terlalu besar. Padahal kami warga selalu ikut kewajiban — membayar pajak dan berpartisipasi dalam kegiatan desa,” ujar M.
Melihat kondisi tersebut, Harefa mendesak Bupati Tebo, Agus Rubianto, AR, untuk segera turun tangan dan mencari solusi konkret agar kebutuhan dasar masyarakat di RT.01 Desa Muara Kilis dapat terpenuhi. “Pemerintah seharusnya punya kebijakan untuk memprioritaskan dana APBD bagi kebutuhan masyarakat, bukan malah membebankan biaya kepada warga,” tutup Harefa.
Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Tebo tidak menutup mata terhadap kondisi mereka yang masih hidup dalam keterbatasan penerangan. Pemasangan lampu bukan hanya soal terang, tetapi juga simbol perhatian dan kehadiran negara di tengah masyarakat kecil.
Penulis : Me Alan Joko Harefa













