Medan // krimsusnewatv.id – Organisasi Pemuda Demokrat Indonesia (PD) menegaskan komitmennya sebagai organisasi kader dan perjuangan yang bersifat independen serta mandiri, dan tidak berafiliasi atau menjadi underbow dari partai politik mana pun. Rabu, 04/03/2026.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPD Pemuda Demokrat Sumatera Utara, Paulus P. Gulo, SH., MH, menyikapi berkembangnya informasi di tengah masyarakat yang kerap mengaitkan PD dengan salah satu partai politik.
“Memang selama ini sebagian masyarakat di Sumatera Utara, bahkan sejumlah stakeholder di daerah lain, terkadang menganggap Pemuda Demokrat Indonesia sebagai underbow dari salah satu partai politik. Itu tidak benar,” tegas Paulus dalam keterangannya, Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kesalahpahaman tersebut telah berlangsung cukup lama dan berdampak langsung terhadap dinamika organisasi, khususnya dalam proses kaderisasi dan rekrutmen anggota baru.
“Rumor tersebut memang sudah menjamur di kalangan masyarakat dan mahasiswa khususnya. Sehingga pihak kami selalu disulitkan dalam soal rekrutmen anggota karena stigma yang tidak berdasar itu,” ujarnya.
Paulus menjelaskan, secara konstitusional organisasi, sikap independen PD telah diatur secara tegas dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dalam Pasal 5 disebutkan bahwa Pemuda Demokrat Indonesia adalah organisasi kemasyarakatan sekaligus organisasi pergerakan yang bersifat independen dan terbuka, serta menolak kapitalisme, imperialisme, kolonialisme, feodalisme, dan komunisme dalam segala bentuk serta manifestasinya.
“Pemuda Demokrat Indonesia jelas tidak berafiliasi politik. Kami bukan alat kepentingan partai mana pun. PD berdiri untuk kepentingan rakyat dan perjuangan nilai-nilai keadilan sosial,” tegasnya lagi.
Ia menambahkan, kehadiran PD di Sumatera Utara merupakan bagian dari komitmen moral untuk mengawal kebijakan publik dan memastikan jalannya pemerintahan tetap berpihak kepada masyarakat.
“PEMUDA DEMOKRAT INDONESIA hadir sebagai organisasi yang memihak terhadap kepentingan masyarakat. PD Sumut tidak bisa menutup mata terhadap kinerja pejabat dalam pemerintahan, sekalipun ia seorang Presiden, gubernur, bupati, dan lainnya. Kritik akan tetap kami sampaikan secara objektif dan konstruktif,” pungkasnya.
Dengan penegasan ini, Pemuda Demokrat Sumut berharap tidak ada lagi kesalahpahaman publik terkait posisi dan arah perjuangan organisasi, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda yang ingin bergabung tanpa dibayangi stigma politik tertentu.
Penulis : Redaksi













