Masyarakat Soroti Lambannya Penegakan Hukum Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Resang, Diduga Rugikan Negara dan Warga

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"23c9a6b3964248898133f887dd720544","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Lingga // krimsusnewstv.id Gelombang kekecewaan masyarakat Desa Resang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, kian memuncak. Mereka menyoroti lambannya penegakan hukum terkait dugaan korupsi dana desa yang telah mencuat sejak tahun 2023 namun hingga kini belum juga menemukan kejelasan hukum.

Kasus tersebut diduga melibatkan sejumlah aparat desa, termasuk Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang semestinya menjadi garda depan dalam mengelola keuangan desa secara transparan dan akuntabel.

Diduga Bersenang-senang di Tengah Kasus

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, di tengah proses penyelidikan yang masih bergulir, masyarakat justru mencium adanya aktivitas aparat desa yang diduga bersenang-senang ke Tanjung Pinang, ibukota Provinsi Kepulauan Riau. Kondisi ini menambah kekecewaan warga, yang menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan empati terhadap kondisi desa yang sedang bermasalah.

“Sementara kasus belum selesai, mereka malah bepergian. Kami sebagai masyarakat hanya ingin kejelasan, jangan sampai uang desa terus disalahgunakan,” ungkap salah seorang warga Resang yang enggan disebut namanya.

Baca Juga:  Konsolidasi Projamin–BIN Projamin Sumut Diperkuat, Fokus Kaderisasi dan Aksi Kemanusiaan

Kerugian Negara dan Masyarakat

Kasus ini disebut-sebut telah menimbulkan kerugian bagi negara dan masyarakat. Fasilitas desa bahkan sempat digadaikan dengan nilai mencapai Rp 200 juta. Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan adanya pemotongan terhadap gaji RT/RW dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang semestinya menjadi hak warga. Akibatnya, sejumlah program pembangunan di desa tertunda, sementara kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa terus menurun.

Tuntutan Keadilan dari Masyarakat

Warga Desa Resang kini menuntut keadilan dan transparansi penuh dalam penanganan kasus tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas tanpa pandang bulu. “Kami tidak ingin kasus ini menguap begitu saja. Siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Pemantauan Berkelanjutan

Media krimsusnewstv.id akan terus memantau perkembangan kasus ini secara objektif dan berimbang, serta menyajikan informasi terbaru untuk memastikan keadilan dan transparansi ditegakkan demi kepentingan masyarakat Desa Resang dan Kabupaten Lingga secara keseluruhan.

Penulis : Zainal. A

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 488 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru