Viral! Mantan Karyawan Ungkap Dugaan Pelanggaran di Yayasan Dapur Prawira: Daging Busuk Dipaksa Dimasak

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

i

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"6091d7fc1ec64d94920082d3b1571779","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Gunungsitoli, Sumut // Krimsusnewstv.idKepulauan Nias, Sumatera Utara, Senin (03/11/2025). Gelombang kekecewaan kembali menyeruak dari para mantan pekerja Yayasan Dapur Prawira. Belasan karyawan yang sebelumnya diberhentikan secara sepihak tanpa prosedur yang jelas, hari ini mendatangi kantor SPPG dan pihak yayasan untuk menuntut kejelasan nasib mereka.

Namun, kedatangan mereka justru tidak mendapat sambutan baik. Menurut pantauan awak media di lokasi, para mantan karyawan diterima dengan sikap tertutup. Pihak yayasan maupun SPPG terkesan menghindar dan enggan memberikan klarifikasi terkait pemecatan massal yang terjadi beberapa waktu lalu. “Kami datang baik-baik untuk menanyakan hak kami, tapi tidak ada yang mau menemui. Mereka seperti menghindar,”

ungkap salah seorang mantan karyawan yang enggan disebutkan namanya kepada Krimsusnewstv.id.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih mengejutkan lagi, salah satu mantan pekerja mengungkapkan adanya praktik tidak higienis dalam pengelolaan bahan makanan di dapur yayasan yang selama ini menyalurkan makanan untuk program gizi anak sekolah. “Pernah terjadi bahan baku yang sudah busuk tetap dipaksakan dimasak dan diberikan kepada anak-anak sekolah,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa bahan baku seperti daging ayam yang digunakan sering kali tidak sesuai petunjuk teknis (juknis), bahkan ukuran dan kualitasnya di bawah standar ketentuan.

Baca Juga:  Tiga Pilar Tambora Gelar “Grebek Koramil” Meriahkan HUT ke-80 TNI

Temuan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang pengawasan dan tanggung jawab moral Yayasan Dapur Prawira terhadap kualitas makanan yang dikonsumsi oleh siswa penerima manfaat program tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Dapur Prawira maupun SPPG belum memberikan tanggapan resmi terkait dua isu tersebut — baik soal pemecatan karyawan secara sepihak maupun dugaan pelanggaran standar higienitas bahan makanan.

Masyarakat berharap agar Badan Gizi Nasional (BGN) bersama pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan menindaklanjuti kasus ini. Selain menyangkut hak tenaga kerja, persoalan ini juga berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan anak-anak sekolah yang menjadi penerima manfaat dapur gizi tersebut.

Kasus ini menambah panjang daftar sorotan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas program penyediaan makanan bergizi di bawah Yayasan Dapur Prawira. Jika dugaan tersebut terbukti, maka bukan hanya pelanggaran etika yang terjadi, melainkan juga berpotensi menjadi tindak pidana dalam penyalahgunaan dana dan pelanggaran standar layanan publik.

Penulis : Arvil laoli

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Tim media krimsus news tv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru