Investigasi Tambang Batu Diduga Ilegal di Suka Makmur, Jurnalis Temukan Dua Titik Beroperasi Tanpa Izin

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan // krimsusnewstv.id – 21 November 2025 — Tim gabungan jurnalis media krimsusnewstv.id melakukan pemantauan langsung di lokasi tambang batu yang diduga ilegal di Desa Suka Makmur, Simpang Maimbot, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan. Pemantauan ini dilakukan setelah tim menerima informasi dari warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keselamatan.

Dalam investigasi tersebut, tim menemukan dua titik aktivitas tambang batu yang diduga kuat beroperasi tanpa izin resmi. Berdasarkan keterangan warga sekitar, titik pertama disebut-sebut terkait dengan seorang oknum berinisial J, sementara titik kedua diduga dimiliki oleh oknum bermarga Dolok Saribu yang disebut mendapat “bekingan” dari salah satu petinggi partai di Kabupaten Asahan.

Pekerja Tidak Gunakan Alat Keselamatan, Risiko Tinggi Ancaman Jiwa

Pantauan di lapangan memperlihatkan para pekerja tidak menggunakan alat pelindung keselamatan seperti helm, kacamata, sepatu kerja, maupun sarung tangan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan kerja dan dapat membahayakan keselamatan para penambang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, aktivitas tambang batu tanpa standar operasional dan tanpa pengawasan resmi dapat mengancam lingkungan sekitar. Penambangan liar berpotensi menyebabkan longsor, kerusakan ekosistem, serta menimbulkan pendangkalan aliran sungai di sekitar lokasi.

Pimpinan Media Krimsus News Tv Minta Kapolres Asahan Bertindak Tegas

Pimpinan Media Krimsus Polri News mendesak Kapolres Asahan untuk segera menindak tegas aktivitas tambang batu yang diduga ilegal tersebut. “Kami meminta kepada Bapak Kapolres Asahan agar menutup operasi tambang yang tidak memiliki izin dan menangkap para pelaku. Aktivitas ini merugikan negara serta membahayakan masyarakat,” ujar pimpinan media.

Baca Juga:  Kapolsek Tambora Ajak Pengemudi Ojek Online Jaga Kondusivitas Jakarta Jelang Aksi Unjuk Rasa

Tegasnya, tambang ilegal hanya menguntungkan pihak tertentu sementara merugikan negara dan masyarakat luas. Desakan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta penindakan keras terhadap seluruh bentuk pertambangan ilegal di Indonesia.

Pengusaha Diduga Kebal Hukum, Tak Merespons Konfirmasi

Saat tim mencoba melakukan konfirmasi kepada salah satu pengusaha yang disebut terkait dengan operasi tambang tersebut, tidak ada respons. Diduga yang bersangkutan merasa aman karena mendapat dukungan dari oknum petinggi partai di Kabupaten Asahan.

Tim jurnalis pun meminta Kapolres Asahan dan Kejaksaan Agung agar mengambil langkah tegas tanpa pandang bulu, termasuk menindak siapa pun yang turut membekingi aktivitas ilegal tersebut. “Hukum harus ditegakkan tanpa melihat siapa yang berada di belakang mereka,” tegas tim investigasi.

Investigasi ini akan terus dikembangkan oleh tim gabungan Jurnalis Media Krimsus News TV.

Penulis : Mariana sari br sinurat

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran
Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh
Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan
GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa
Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan
Transisi Kepemimpinan Perumda Mual Na Tio Sarat Kepentingan, Tokoh Pemuda Sumut Paulus Gulo Angkat Bicara
HGU PT SMART Diduga Berakhir, Front Mahasiswa dan Masyarakat KTPHS Desak BPN Labuhanbatu Buka Data
DPW PROJAMIN Sumut Perkuat Konsolidasi Internal dan Peran Strategis Organisasi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 00:59 WIB

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:40 WIB

Diduga Apotek Gelap di Penjaringan Masih Beroperasi, Bos Toko Disebut Kabur ke Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:34 WIB

Pemilik Toko Ponsel Yang Viral Di Medan Berubah Status dari Pelapor Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum di Medan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:26 WIB

GMNI Kecam Praktik Jual Beli Jabatan Pendamping Desa, Dinilai Rusak Integritas Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:33 WIB

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Berita Terbaru

Berita

Pers Harus Tetap Jadi Benteng Terakhir Kebenaran

Senin, 9 Feb 2026 - 00:59 WIB