Membasuh Hati di Majelis Ilmu: Keteduhan Dakwah KH. Zaky Mubarok

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi // krimsusnewstv.id Pengajian Mingguan rutin Majelis Ta’lim (MT) Nahdhotussyubban kian mengukuhkan diri sebagai ruang “perlindungan hati” bagi masyarakat Kota Bekasi dan sekitarnya. Dipimpin langsung oleh KH. Zaky Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah sekaligus pengasuh MT Nahdhotussyubban, majelis ini tak sekadar menjadi tempat menimba ilmu, namun juga sumber ketenangan batin bagi para jamaah. Senin (19/1/2026).

KH. Zaky Mubarok dikenal sebagai sosok ulama muda kharismatik dengan gaya penyampaian yang lugas, menyejukkan, dan sarat makna. Ceramah-ceramahnya mampu menjembatani ajaran agama dengan realitas kehidupan modern, membuat jamaah larut dalam renungan tanpa merasa digurui.

“Ceramah beliau tidak membosankan, justru membuat kami ingin terus mendengar dan memperbaiki diri,” ungkap salah satu jamaah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian Pengajian Sarat Makna

Pengajian dimulai selepas salat Ba’da Isya’ dengan rangkaian Mahallul Qiyam, doa dan dzikir bersama sebagai bentuk penghormatan sekaligus pembuka hati sebelum menerima ilmu. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebagai simbol bahwa nilai-nilai keagamaan harus senantiasa sejalan dengan cinta tanah air.

Barulah setelah itu, KH. Zaky Mubarok menyampaikan tausiyah inti yang selalu dinantikan jamaah.

Dalam salah satu ceramahnya, beliau menyampaikan pesan yang menggugah dan banyak dibagikan di media sosial:

“Ilmu itu cahaya, dan cahaya tidak akan masuk ke dalam hati yang gelap karena kesombongan. Rendahkan hatimu, maka Allah akan meninggikan derajatmu.”

Pesan tersebut menjadi pengingat kuat tentang pentingnya keikhlasan dalam menuntut ilmu.

Beliau juga menekankan urgensi adab dalam kehidupan:

“Setinggi apa pun ilmumu, jika tanpa adab, engkau hanya akan menjadi orang pintar yang tak bermanfaat. Hiasi ilmumu dengan akhlak yang mulia.”

Baca Juga:  DPC GMNI Gunungsitoli–Nias Tegas Menolak Pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto

Menjadi Magnet Jamaah dari Berbagai Kalangan

Pengajian yang rutin digelar setiap Senin malam hingga Selasa dini hari di Aula Mabes Nahdhotussyubban, Jalan H. Namat RT 01 RW 02, Kecamatan Pondok Gede, selalu dipadati jamaah dari berbagai usia dan latar belakang. Tak sedikit pula yang datang dari luar Kota Bekasi demi merasakan langsung suasana pengajian KH. Zaky Mubarok.

Dalam setiap pertemuan, jamaah diajak memahami makna hidup dengan perspektif keberkahan, bukan semata pencapaian duniawi.

“Bukan dunia yang harus kita kejar hingga lelah, tetapi keberkahan Allah-lah yang harus kita jemput agar dunia yang mengejar kita,” tuturnya.

Dakwah yang Menjangkau Dunia Maya

Hikmah pengajian MT Nahdhotussyubban tak hanya dirasakan secara langsung. Ribuan jamaah lainnya mengikuti ceramah KH. Zaky Mubarok melalui kanal digital resmi seperti YouTube Nahdhotussyubban Channel, Instagram @mt_ns_official, dan Facebook Nahdhotussyubban. Potongan ceramah dalam format Reels dan TikTok bahkan kerap viral karena pesan-pesannya yang menyentuh hati.

Ke depan, tim dokumentasi MT Nahdhotussyubban juga berencana menampilkan testimoni jamaah yang merasakan perubahan nyata setelah rutin mengikuti pengajian.

KH. Zaky Mubarok berharap majelis ilmu ini menjadi titik awal perubahan positif:

“Duduknya kita di majelis ilmu bukan hanya untuk mencatat teori, tetapi untuk membasuh hati agar kembali jernih dengan ridho Ilahi. Semoga setiap langkah ke majelis ini menjadi awal perubahan yang baik bagi diri dan lingkungan sekitar.”

Pengajian MT Nahdhotussyubban pun terus menjadi oase spiritual—tempat menenangkan jiwa, membersihkan hati, dan meneguhkan langkah dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Penulis : Barkah S.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru