Urgensi Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias Dinilai Jadi Solusi Percepatan Pembangunan

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara // krimsusnewstv.id — Wacana pembentukan Provinsi Kepulauan Nias kembali menguat dan dinilai sebagai langkah strategis untuk menjawab berbagai ketertinggalan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di wilayah Kepulauan Nias. (27/01/2026)

Wakil Ketua Umum KNPI Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pembentukan provinsi baru tersebut. Menurutnya, Kepulauan Nias memiliki karakteristik geografis dan sosial yang membutuhkan perhatian serta pendekatan pembangunan yang lebih spesifik dan terfokus.

“Urgensi pembentukan Provinsi Kepulauan Nias bukan semata-mata soal pemekaran wilayah, tetapi sebagai jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat. Selama ini Nias masih berada dalam kategori daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Jika ingin keluar dari kondisi itu, maka pembentukan provinsi adalah solusi yang realistis,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, dengan status sebagai provinsi, Kepulauan Nias akan memiliki kewenangan dan anggaran yang lebih besar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, pelabuhan, fasilitas kesehatan, serta sarana pendidikan yang layak dan merata.

Baca Juga:  Pelepasan Kontingen Atlet Tinju Amatir Kota Gunungsitoli, Target Bawa Pulang Medali

Selain itu, Wakil Ketua Umum KNPI Sumut juga menekankan pentingnya memperhatikan hegemoni dan aspirasi masyarakat lokal, serta melibatkan seluruh unsur—mulai dari tokoh adat, pemuda, akademisi, hingga pemerintah daerah—dalam proses pembentukan provinsi tersebut.

“Seluruh unsur harus dilibatkan secara serius dan matang. Jangan sampai pembentukan provinsi ini justru menimbulkan persoalan baru. Prinsip utamanya adalah kesejahteraan masyarakat Kepulauan Nias,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai pembentukan Provinsi Kepulauan Nias juga akan membuka peluang besar bagi pengembangan sektor ekonomi, khususnya pariwisata bahari, budaya, dan potensi kelautan, yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

“Dengan pengelolaan yang mandiri dan fokus, Kepulauan Nias diyakini mampu menjadi wilayah yang maju, berdaya saing, dan sejajar dengan daerah lain di Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru