SDN 011 Bandur Picak Kembali Tersorot : Kelas Tergenang Saat Hujan Deras, Siswa Mengeluh Sakit dan Belajar Terganggu

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampar, Riau // krimsusnewstv.id  – Ketidaknyamanan kembali dialami para siswa di SDN 011 Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar. Saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, sejumlah ruang kelas dilaporkan tergenang air hingga mengganggu proses belajar mengajar. Sabtu, 14 Februari 2026

Kondisi ini memicu kekecewaan para siswa. Lantai kelas dipenuhi air, atap bocor, dan buku pelajaran basah akibat tampias hujan. Situasi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu konsentrasi belajar, tetapi juga berdampak pada kesehatan siswa.

Media krimsusnewstv.id pada Sabtu (14/2/2026) kembali meninjau langsung lokasi sekolah untuk ketiga kalinya. Namun, saat tim berada di lokasi, kepala sekolah tidak berada di kantor sehingga belum dapat dimintai keterangan resmi. Ketidakhadiran pihak sekolah di tengah sorotan publik ini menambah kekecewaan sejumlah pihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang siswa berinisial R (14), yang akrab disapa Romi, mengungkapkan keluhannya kepada awak media.

Baca Juga:  Kapolsek Lolowau Klarifikasi Isu Dugaan Pembiaran Judi Sabung Ayam

“Kami kesal kalau hujan deras. Kami basah, buku juga basah. Kadang kami sampai demam karena kehujanan saat belajar,” ungkapnya.

Pengakuan tersebut memperlihatkan adanya persoalan serius yang perlu segera ditindaklanjuti. Lingkungan belajar yang tidak layak dinilai bertentangan dengan hak siswa untuk memperoleh pendidikan yang aman dan nyaman.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun dinas terkait. Media ini tetap berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh klarifikasi dan solusi konkret.

Masyarakat dan orang tua siswa berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan tegas, mengingat persoalan ini menyangkut keselamatan serta kenyamanan siswa dalam menempuh pendidikan. Perbaikan infrastruktur sekolah dinilai mendesak agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal tanpa ancaman kebocoran dan genangan air saat hujan turun.

Penulis : Efirius

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru