GM-PON Tanggapi Penolakan PP-HCMNI Sumut, Silsilah Halawa : Pemekaran Kepulauan Nias Bukan Mimpi Kosong

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan // krimsusnewstv.id – Polemik wacana pemekaran Provinsi Kepulauan Nias kembali menghangat. Ketua Gerakan Muda Peduli Ono Niha (GM-PON), Silsilah Halawa, angkat bicara menanggapi pernyataan PP-HCMNI Sumut yang secara terbuka menyatakan penolakan terhadap pemekaran dengan alasan Nias dinilai belum siap dari sisi sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), serta dugaan budaya tata kelola pemerintahan yang rawan korupsi. 28/02/2026

Dalam keterangannya kepada wartawan di Medan, Silsilah menilai pernyataan tersebut tidak berdasar dan berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat Ono Niha yang tengah memperjuangkan aspirasi pemekaran.

“Tidak masuk akal kalau dikatakan kita belum siap dari sisi SDM. Ketua PP-HCMNI itu seorang Associate Professor, tentu beliau bagian dari SDM unggul Nias. Jangan sampai mengkritisi diri sendiri secara berlebihan hingga justru melemahkan perjuangan bersama,” ujar Silsilah dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, narasi bahwa Nias belum siap justru dapat menjadi preseden buruk dan berisiko memperlambat upaya percepatan pembangunan kawasan kepulauan tersebut. Ia menilai, semangat pemekaran lahir dari kebutuhan riil untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mempercepat pemerataan pembangunan.

Baca Juga:  Ketua FARPKEN Kibarkan Bendera Saat Aksi Damai di Kejari Gunungsitoli, Simbol Tuntutan Keadilan dan Kepastian Hukum

Silsilah juga menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias bukanlah agenda emosional, melainkan bagian dari upaya strategis untuk keluar dari ketertinggalan infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik.

“Pemekaran bukan sekadar pemisahan wilayah administratif, tetapi strategi percepatan pembangunan. Kalau kita terus meragukan kemampuan sendiri, kapan kita bisa maju?” tegasnya.

GM-PON pun mengajak seluruh elemen masyarakat Ono Niha untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh perbedaan pandangan. Ia menekankan bahwa perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh merusak soliditas perjuangan.

“Kami meminta masyarakat Ono Niha tetap menjaga kerukunan, komitmen, dan semangat juang. Moratorium pemekaran harus kita perjuangkan bersama agar segera dicabut. Nias menjadi provinsi adalah mimpi kolektif untuk keluar dari ketertinggalan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, wacana pembentukan Provinsi Kepulauan Nias telah lama bergulir dan kerap mencuat setiap kali momentum politik nasional menghangat. Hingga kini, kebijakan moratorium daerah otonom baru dari pemerintah pusat masih menjadi tantangan utama dalam realisasi pemekaran tersebut.

Redaksi krimsusnewstv.id akan terus memantau perkembangan dinamika ini guna menghadirkan informasi yang aktual, tajam, dan terpercaya bagi masyarakat.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Suami Habisi Istri Secara Sadis, Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 3 Jam di Tanjungpinang
Aspal Ramadan Kembali Telan Korban, Diduga Tabrak Lari di Jalan Raya Desa Pendalian
Warga Dolok Maraja Simalungun Resah, Penampungan Getah Diduga Ilegal dan Berasal dari Hasil Curian
GM-PON Tolak Penyempurnaan SE Wali Kota Medan No: 500.7.1/1540, Desak Dicabut Total
ELDARA Apresiasi Langkah Bupati Nias Utara di Forum Nasional, Dorong Percepatan Lepas dari Status Daerah Tertinggal
Dugaan Mafia Getah di Serdang Bedagai, Nama Oknum Internal PT Bridgestone Terseret
RESPON PLN KAMPAR HULU DINILAI TAK PROFESIONAL, LISTRIK PADAM 9 JAM AKIBAT POHON TUMBANG
Ketua Kelompok Tani Warga Muara Pantun Dusun Tiga Ungkap Dugaan Perusakan Sawit oleh PT EMAS, Warga Samarapan Mengadu
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:06 WIB

GM-PON Tanggapi Penolakan PP-HCMNI Sumut, Silsilah Halawa : Pemekaran Kepulauan Nias Bukan Mimpi Kosong

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:17 WIB

Diduga Suami Habisi Istri Secara Sadis, Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 3 Jam di Tanjungpinang

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:03 WIB

Aspal Ramadan Kembali Telan Korban, Diduga Tabrak Lari di Jalan Raya Desa Pendalian

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:58 WIB

Warga Dolok Maraja Simalungun Resah, Penampungan Getah Diduga Ilegal dan Berasal dari Hasil Curian

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:07 WIB

GM-PON Tolak Penyempurnaan SE Wali Kota Medan No: 500.7.1/1540, Desak Dicabut Total

Berita Terbaru