Gunungsitoli // krimsusnewstv.id – 16 Maret 2026 — Pemerintah Kota Gunungsitoli secara resmi membuka pelaksanaan Forum Perangkat Daerah (FPD) Tahun 2027 sebagai bagian krusial dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih terukur, tajam, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Martinus Lase, S.H., di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota, Senin (16/03/2026). Forum ini menjadi tahapan penting dalam menyelaraskan program kerja perangkat daerah dengan kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat sinkronisasi perencanaan pembangunan.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa FPD bukan sekadar forum formalitas, melainkan instrumen vital untuk mempertajam prioritas pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) harus berbasis pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dengan pendekatan yang terukur, terarah, dan berkualitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“RKPD harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret dan memberikan dampak nyata, bukan sekadar dokumen administratif,” tegasnya.
Untuk Tahun 2027, arah pembangunan Kota Gunungsitoli diproyeksikan berfokus pada peningkatan daya saing daerah. Hal ini diwujudkan melalui penguatan sektor kesehatan, pengembangan sumber daya manusia yang tangguh, pertumbuhan ekonomi yang progresif, reformasi birokrasi, serta pembangunan infrastruktur yang semakin mantap dan merata.
Sebelumnya, proses perencanaan telah diawali melalui Musrenbang tingkat kecamatan yang menjaring aspirasi masyarakat. Tercatat, Kecamatan Gunungsitoli menyumbang 49 usulan, Gunungsitoli Idanoi 45 usulan, Gunungsitoli Selatan 27 usulan, Gunungsitoli Utara 28 usulan, Gunungsitoli Alo’oa 31 usulan, serta Gunungsitoli Barat 31 usulan. Seluruh usulan ini menjadi bahan penting dalam penyusunan RKPD yang lebih responsif.
Pemkot juga telah menjadwalkan pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Gunungsitoli pada 27 Maret 2026 sebagai lanjutan dari proses perencanaan partisipatif ini.
Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, instansi vertikal, hingga organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Forum Anak, serta perwakilan penyandang disabilitas—menunjukkan komitmen inklusivitas dalam pembangunan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh sejumlah kepala OPD strategis, serta menghadirkan para pembanding, di antaranya Dermawan Zebua, Yupiter Mendrofa, dan Oneman Halawa, yang memberikan perspektif kritis terhadap arah kebijakan pembangunan.
Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan Berita Acara Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah untuk Bidang Ekonomi serta Infrastruktur dan Prasarana Wilayah Tahun 2026. Forum ini menghasilkan kesepakatan strategis berupa penyelarasan program, kegiatan, dan subkegiatan prioritas beserta indikator kinerja, target, serta kebutuhan pendanaan.
Kesepakatan tersebut akan menjadi fondasi utama dalam penyempurnaan Rancangan RKPD Tahun 2027, dengan fokus pada penguatan ketenagakerjaan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, serta percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan ruang.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terencana, tetapi juga tepat sasaran dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Arvil laoli
Editor : Redaksi













