Aspal Ramadan Kembali Telan Korban, Diduga Tabrak Lari di Jalan Raya Desa Pendalian

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendalian, Rokan Hulu // krimsusnewstv.id – Bulan suci Ramadan kembali diwarnai peristiwa kecelakaan lalu lintas yang memprihatinkan. Kali ini, insiden tabrakan antara kendaraan roda empat dan roda dua terjadi di Jalan Raya Desa Pendalian, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media krimsusnewstv.id di lokasi kejadian bersama rekan LSM, korban yang mengendarai sepeda motor sedang melintas di jalan tersebut. Secara tiba-tiba, sebuah mobil bernomor polisi BM 1869 datang dan menabrak sepeda motor yang dikendarai korban.

Benturan keras tak terhindarkan. Korban mengalami luka serius di bagian tangan dan kaki, dan hingga kini masih menjalani perawatan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi di lokasi sempat memanas. Masyarakat bersama keluarga korban berupaya meminta pertanggungjawaban kepada pengemudi mobil yang saat itu masih berada di dalam kendaraan. Namun, menurut keterangan saksi, pengemudi justru menancap gas dan melarikan diri dari lokasi kejadian, sehingga dugaan tabrak lari pun mencuat.

Baca Juga:  Panitia Matangkan Persiapan HUT ke-30 Museum: Satukan Langkah, Hidupkan Warisan, Gerakkan Generasi

Keluarga korban berharap aparat kepolisian di wilayah Rokan Hulu segera bertindak cepat, profesional, dan tegas untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami minta pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkap salah satu perwakilan keluarga korban.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas dan keberadaan pengemudi mobil tersebut, serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban dan keluarganya.

Krimsusnewstv.id akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus ini sampai ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Penulis : Efirius

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Suami Habisi Istri Secara Sadis, Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 3 Jam di Tanjungpinang
Warga Dolok Maraja Simalungun Resah, Penampungan Getah Diduga Ilegal dan Berasal dari Hasil Curian
GM-PON Tolak Penyempurnaan SE Wali Kota Medan No: 500.7.1/1540, Desak Dicabut Total
ELDARA Apresiasi Langkah Bupati Nias Utara di Forum Nasional, Dorong Percepatan Lepas dari Status Daerah Tertinggal
Dugaan Mafia Getah di Serdang Bedagai, Nama Oknum Internal PT Bridgestone Terseret
RESPON PLN KAMPAR HULU DINILAI TAK PROFESIONAL, LISTRIK PADAM 9 JAM AKIBAT POHON TUMBANG
Ketua Kelompok Tani Warga Muara Pantun Dusun Tiga Ungkap Dugaan Perusakan Sawit oleh PT EMAS, Warga Samarapan Mengadu
Warga Keluhkan Layanan Rekam E-KTP di Disdukcapil Batu Bara, Diminta Kembali ke Kecamatan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:17 WIB

Diduga Suami Habisi Istri Secara Sadis, Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 3 Jam di Tanjungpinang

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:03 WIB

Aspal Ramadan Kembali Telan Korban, Diduga Tabrak Lari di Jalan Raya Desa Pendalian

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:58 WIB

Warga Dolok Maraja Simalungun Resah, Penampungan Getah Diduga Ilegal dan Berasal dari Hasil Curian

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:07 WIB

GM-PON Tolak Penyempurnaan SE Wali Kota Medan No: 500.7.1/1540, Desak Dicabut Total

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:44 WIB

ELDARA Apresiasi Langkah Bupati Nias Utara di Forum Nasional, Dorong Percepatan Lepas dari Status Daerah Tertinggal

Berita Terbaru