Nias Utara // krimsusnewstv.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Utara dalam mempercepat pembangunan dan mengentaskan kemiskinan kembali mendapat dukungan publik. Ketua Elemen Muda Nias Utara (ELDARA) menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, dalam memperjuangkan kebutuhan dasar daerah di tingkat nasional. 26/02/2026
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul keikutsertaan Bupati Nias Utara dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal yang digelar di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta, pada Selasa (25/02/2026).
Dalam forum strategis tersebut, Amizaro Waruwu mendapat kesempatan mewakili 30 kepala daerah untuk menyampaikan sambutan sekaligus memaparkan kondisi riil daerah masing-masing. Kesempatan ini dinilai sebagai momentum penting untuk menyuarakan langsung persoalan mendasar yang dihadapi Kabupaten Nias Utara di hadapan pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyampaiannya, Bupati Nias Utara menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur dasar menjadi kunci utama untuk keluar dari jerat ketertinggalan. Ia secara terbuka memohon dukungan penuh pemerintah pusat, khususnya dalam pembangunan jaringan listrik, akses internet yang merata, serta penanganan rumah tidak layak huni yang masih cukup tinggi di sejumlah wilayah desa.
Ketua ELDARA, Silsilah Halawa, menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberanian dan ketegasan kepala daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diberlakukan pemerintah.
“Kami mengapresiasi tindakan Bupati Nias Utara dalam rapat koordinasi tersebut. Di tengah efisiensi anggaran, Bupati harus bertindak proaktif seperti ini agar pemerintah pusat memberikan perhatian penuh terhadap kondisi daerah,” tegas Silsilah.
Menurut ELDARA, kehadiran langsung Bupati dan penyampaian aspirasi secara terbuka di forum nasional menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan.
Kabupaten Nias Utara sendiri masih menghadapi berbagai tantangan struktural, mulai dari keterbatasan infrastruktur dasar, akses digital, hingga persoalan sosial-ekonomi masyarakat di wilayah terpencil. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi faktor penentu dalam mempercepat transformasi pembangunan.
ELDARA berharap langkah yang telah diambil Bupati dapat menjadi perhatian serius Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar kebijakan afirmatif dan intervensi program prioritas dapat segera direalisasikan.
“Semoga ini menjadi atensi Presiden RI Bapak Prabowo Subianto agar secepatnya Kabupaten Nias Utara terlepas dari status ketertinggalan dan mampu sejajar dengan daerah lain,” tutup Silsilah Halawa.
Dengan dukungan politik yang kuat di tingkat pusat serta konsistensi kebijakan di daerah, publik Nias Utara kini menaruh harapan besar bahwa percepatan pembangunan bukan sekadar wacana, melainkan agenda nyata yang segera terwujud.
Penulis : Tim
Editor : Redaksi













