Tapanuli Utara // krimsusnewstv.id — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Tapanuli Utara menunjukkan komitmen nyata terhadap nilai-nilai kemanusiaan dengan menggelar aksi solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kecamatan Adian Koting. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Desember 2025, dengan menyasar sejumlah titik yang mengalami dampak terparah. Jum’at 19/12/2025
Aksi kemanusiaan ini meliputi penyaluran bantuan logistik kepada warga, pendampingan psikologis melalui program trauma healing, serta gotong royong membersihkan sisa-sisa material pascabencana bersama masyarakat setempat. Kehadiran para kader GMNI di tengah warga tidak hanya bertujuan meringankan beban fisik, tetapi juga memulihkan semangat dan kondisi mental para korban, khususnya anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPC GMNI Tapanuli Utara, Daniel Parlindungan Nababan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni didorong oleh rasa solidaritas dan tanggung jawab moral mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat yang memiliki nafas perjuangan kerakyatan.
“Kegiatan ini murni aksi kemanusiaan. Kami turun langsung ke Adian Koting karena ingin memastikan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian. Selain bantuan materi, dukungan moral melalui trauma healing sangat penting agar kondisi psikologis warga, terutama anak-anak, dapat segera pulih,” ujar Daniel di sela-sela kegiatan.
Selama pelaksanaan aksi, kader GMNI bahu-membahu bersama warga memperbaiki akses dan fasilitas umum yang terdampak bencana. Bantuan logistik yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam masa pemulihan awal.
GMNI Tapanuli Utara menilai bahwa penanganan pascabencana tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, baik pemerintah, organisasi sosial, maupun masyarakat luas. Oleh karena itu, aksi ini diharapkan dapat memantik semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang lebih besar di tengah masyarakat Tapanuli Utara.
Ke depan, DPC GMNI Tapanuli Utara menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan warga Kecamatan Adian Koting hingga kondisi kembali normal dan kondusif, sebagai wujud konsistensi gerakan mahasiswa dalam berpihak kepada rakyat.
Penulis : Tim/red
Editor : Redaksi













