Ketua Badan Pengkajian MPR RI Yasonna Laoly Tekankan Pentingnya Penguatan Sistem Ketatanegaraan dalam FGD Nasional

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // krimsusnewstv.id  — Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Prof. Dr. Yasonna H. Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., menegaskan kembali peran strategis lembaganya dalam menjaga kualitas sistem ketatanegaraan Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat kajian terhadap konstitusi serta dinamika pelaksanaannya di era perubahan yang semakin cepat. (04/12/2025)

Sebagai alat kelengkapan MPR, Badan Pengkajian MPR RI memiliki mandat penting yang dibentuk melalui Sidang Paripurna MPR. Tugas utamanya meliputi pengkajian mendalam terhadap sistem ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pemantauan implementasinya di berbagai lapisan kelembagaan negara. Selain itu, badan ini juga bertugas menyerap aspirasi masyarakat dan daerah serta merumuskan pokok-pokok pikiran yang akan menjadi rekomendasi MPR sesuai perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yasonna menekankan bahwa kajian konstitusi tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga harus responsif terhadap dinamika sosial, politik, dan pemerintahan. “Tantangan zaman terus berubah. Karena itu, MPR harus hadir memberikan pandangan strategis agar sistem ketatanegaraan kita semakin adaptif, stabil, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:  Viral! Mantan Karyawan Ungkap Dugaan Pelanggaran di Yayasan Dapur Prawira: Daging Busuk Dipaksa Dimasak

Dalam FGD ini, Badan Pengkajian MPR RI juga kembali membahas ketentuan dalam Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003, khususnya Pasal 4, yang berkaitan dengan peninjauan materi dan status hukum ketetapan MPRS dan MPR tahun 1960 hingga 2002. Evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan relevansi ketetapan tersebut terhadap kebutuhan hukum dan tata kelola pemerintahan masa kini.

Untuk memperkaya perspektif, kegiatan FGD menghadirkan narasumber yang kompeten, yaitu Prof. Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D., Dr. Rasminto, serta Mohammad Novrizal, S.H., LL.M., Ph.D. Ketiganya memberikan pandangan akademis dan analitis terkait perkembangan sistem pemerintahan, dinamika politik, serta urgensi harmonisasi produk hukum di Indonesia.

FGD ini diharapkan dapat memperkuat rekomendasi strategis MPR RI dalam menjaga arah pembangunan ketatanegaraan yang berkelanjutan, demokratis, dan sesuai amanat konstitusi.

Penulis : Julius Giawa

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Badan Pengkajian MPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel krimsusnewstv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan
Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.
Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik
Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing
Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik
Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Desa Perbaungan Tuai Sorotan Warga
PD AMAL Marga Laoli Gelar Ibadah Mingguan, Perkuat Persatuan Keluarga Besar Laoli
Wali Kota Gunungsitoli Lantik 16 Penjabat Kepala Desa, Tegaskan Integritas dan Pelayanan Publik
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WIB

Ketum PWO Dwipa: OTT Wartawan Amir Diduga Setingan, MOU Dewan Pers–Polri Dipertanyakan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:46 WIB

Adv. Itoloni Gulo, SH Serta Tim Apresiasi Respons Cepat Disnaker Gunungsitoli Terkait Dugaan PHK Sepihak Relawan MBG.

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:56 WIB

Diduga Layani Mafia BBM Subsidi, SPBU di Air Joman Disorot Publik

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:02 WIB

Forum Perangkat Daerah 2027 Resmi Dibuka, Pemkot Gunungsitoli Fokus Tajam pada Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 16 Maret 2026 - 05:19 WIB

Inspektorat Nias Selatan Segera Audit Dana Desa Hilimbaruzo, Dugaan Penyimpangan Miliaran Rupiah Disorot Publik

Berita Terbaru